ruqyah
Benarkah sifat pemarah bisa diubah?
Syaikh Bali berkata — menjadi halim bukanlah bawaan sejak lahir, melainkan sesuatu yang diraih dengan membiasakan diri. Beliau telah menunjukkan jalannya dalam tiga langkah.
Isi artikel
Syaikh Bali berkata — menjadi halim bukanlah bawaan sejak lahir, melainkan sesuatu yang diraih dengan membiasakan diri. Beliau telah menunjukkan jalannya dalam tiga langkah.
Bagaimana kejadiannya berlangsung
Sebuah ucapan sampai ke telinga, dan seketika wajah memerah, urat-urat menegang. Dari mulut keluar kata-kata yang membuat kita menyesal seumur hidup.
Istri, anak, tetangga di rumah — semuanya memikul beban dari ucapan itu. Setelah amarah mereda, barulah rasa malu datang menghampiri.
Seorang sahabat datang kepada Nabi ﷺ dan berkata — Berilah aku nasihat. Beliau bersabda, Janganlah engkau marah. Lelaki itu meminta berulang kali, dan setiap kali jawabannya sama.
Kemudian ia berkata — Aku memikirkan soal amarah, dan kulihat segala keburukan ada padanya.
Jawaban Syaikh
Orang yang kuat bukanlah yang mengalahkan orang dalam gulat — orang yang kuat adalah yang mampu menguasai dirinya saat marah.
Syaikh memberikan tiga langkah: merenungkan ayat-ayat yang menyebutkan keutamaan hilm, merenungkan hadis-hadis tentang hal ini, dan membiasakan diri sedikit demi sedikit.
Disertai doa — jika seseorang memohon hilm dengan ketulusan yang sungguh-sungguh, Allah menjadikannya seorang yang halim. Dalam Al-Qur'an Dia berfirman, berdoalah kepada-Ku, Aku akan menjawabnya.
Dalil — orang-orang yang menahan amarah
ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِى ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ
(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan, (Surah Aal-i-Imraan 3:134 — Indonesian Islamic Affairs Ministry)
Nabi ﷺ bersabda — Orang yang kuat bukanlah yang mengalahkan lawan dalam gulat; orang yang kuat adalah yang mampu menahan dirinya saat marah. (Sahih Bukhari 6114)
Yang dilakukan ketika marah
- Jika sedang berdiri, duduklah sampai Anda tenang.
- Jika memungkinkan, pergilah dan berwudhu.
- Diamlah saat marah — ucapan pada saat itu sering kali keliru.
- Ucapkanlah berulang kali “A'udzu billahi minasy syaithanir rajim”, dan berdoalah agar Allah menganugerahkan hilm.
Kursus Ruqyah Bulanan
★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi secara berkelompok dengan raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara laki-laki dan perempuan ★ Sesi terpisah untuk masalah yang berbeda-beda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi
Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session di pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.
Sumber: disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali
Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Pusat Penyembuhan Ruqyah Al-Qur'an
Baca juga
Sihir Diperbarui Saat Kita Tidur?
Sering bermimpi makan dan minum? Bangun tidur badan terasa remuk? Hari ini Anda akan belajar amalan untuk menutup pintu tersembunyi tempat masuknya gangguan itu, insya Allah.
Ayat yang Jika Dibaca 7 Kali Membuat Waswas "Membeku"
Waswas yang berulang setiap hari, pikiran negatif, dan hambatan yang terus datang dalam pekerjaan — hari ini Anda akan belajar cara menghentikannya dengan sebuah amalan pagi hanya 2 menit, insya Allah.
Program Perlindungan Rahasia Surah Al-Baqarah
Syekh berkata — siapa yang istikamah dengan amalan ini, sebanyak apa pun sihir dilakukan dan sedekat apa pun tukang sihir itu — bahaya tidak akan menyentuhnya, insya Allah. Perlindungan bagi seluruh anggota rumah.