Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Semua artikel

ruqyah

Tata Cara Ruqyah — dari Awal hingga Akhir

Apa itu ruqyah, bolehkah melakukan ruqyah, dan bagaimana tata cara ruqyah mandiri — panduan langkah demi langkah berdasarkan Al-Qur'an dan sunnah yang sahih.

ruqyahruqyah mandiritata caraamalan
Isi artikel
  1. Bolehkah melakukan ruqyah?
  2. Tata Cara Ruqyah Mandiri
  3. Langkah 1 — Persiapan
  4. Langkah 2 — Yang Dibaca
  5. Langkah 3 — Cara Menerapkannya
  6. Langkah 4 — Konsisten
  7. Kapan Mendatangi Raqi

Ruqyah berarti memohon kesembuhan (syifa) kepada Allah dengan membaca ayat-ayat Al-Qur'an dan doa-doa yang diriwayatkan dari Rasulullah ﷺ. Ini adalah metode pengobatan yang bebas dari syirik dan sepenuhnya sesuai syariat — dan yang terpenting, tidak wajib mendatangi siapa pun untuk melakukannya. Ruqyah untuk diri sendiri bisa dilakukan sendiri.

Bolehkah melakukan ruqyah?

Ada tiga syarat; jika dipenuhi, ruqyah tidak diragukan lagi boleh:

  1. Dibaca dengan ayat-ayat Al-Qur'an, nama dan sifat Allah, atau doa yang diriwayatkan dalam hadis sahih.
  2. Dibaca dalam bahasa Arab atau bahasa yang artinya dapat dipahami.
  3. Harus meyakini bahwa ruqyah tidak berbuat apa-apa dengan sendirinya — yang memberi kesembuhan hanyalah Allah.

Di luar itu, seperti kata-kata yang tidak jelas, rajah angka, meminta bantuan jin, atau menganggap raqi sebagai makhluk yang luar biasa — inilah yang melampaui batas, dan dalam beberapa hal termasuk syirik.

Tata Cara Ruqyah Mandiri

Langkah 1 — Persiapan

  • Berwudhulah, lalu duduklah di tempat yang bersih
  • Tanamkan keyakinan yang teguh di dalam hati bahwa kesembuhan ada di tangan Allah
  • Jika di rumah ada gambar, musik, dan hal-hal lain yang menjadi sarana dosa, singkirkanlah

Langkah 2 — Yang Dibaca

  • Surah Al-Fatihah
  • Ayat Kursi (Surah Al-Baqarah, ayat 255)
  • Dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah
  • Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq, Surah An-Nas — masing-masing tiga kali

Sesuai jenis masalahnya, ayat-ayat tentang sihir, 'ain (pandangan mata jahat), atau jin juga ditambahkan.

Langkah 3 — Cara Menerapkannya

  • Pada diri sendiri: Setelah membaca, tiupkan ke kedua telapak tangan, lalu usapkan ke seluruh tubuh
  • Pada air: Setelah membaca, tiupkan ke air, lalu minumlah air itu dan mandilah dengannya
  • Pada minyak atau madu: Setelah membaca, tiupkan, lalu gunakan

Langkah 4 — Konsisten

Inilah langkah yang paling penting, dan di sinilah kebanyakan orang berhenti. Teruskanlah secara rutin setidaknya dua-tiga pekan hingga satu bulan. Jangan putus asa jika tidak mendapat hasil dalam sehari.

Di samping ruqyah, jagalah salat lima waktu pada waktunya serta zikir pagi dan petang. Pengamatan para raqi yang berpengalaman — tanpa kedua hal ini, hasil ruqyah menjadi lambat.

Kapan Mendatangi Raqi

Jika setelah berusaha sendiri gejalanya tidak berkurang, atau Anda tidak dapat memahami apa sebenarnya masalahnya — maka boleh meminta saran raqi yang berpengalaman dan taat beragama. Namun ingatlah, raqi hanyalah perantara.

Untuk gejala fisik atau mental yang serius, segeralah berkonsultasi dengan dokter yang kompeten. Ruqyah bukan pengganti pengobatan yang diperlukan, melainkan pelengkap.

Baca juga