ruqyah
20 tukang sihir di depan pintu
Syaikh meminta pasien membayangkan sebuah pemandangan. Pemandangan itu mengerikan — tetapi pada akhirnya rasa takut itu berpindah tempat. Catatan harian hari ini untuk mereka yang tidak bisa tidur di malam hari.
Isi artikel
Syaikh meminta pasien membayangkan sebuah pemandangan. Pemandangan itu mengerikan — tetapi pada akhirnya rasa takut itu berpindah tempat. Catatan harian hari ini untuk mereka yang tidak bisa tidur di malam hari.
Pemandangan yang disampaikan Syaikh
Seorang pasien duduk di hadapan Syaikh. Suaranya bergetar saat berbicara. Ia terkena beberapa sihir sekaligus, dan malam-malamnya dilewati dengan mata terbuka.
Syaikh menghentikannya dan berkata — bayangkan sebuah pemandangan. Anda keluar dari rumah. Di depan pintu berdiri 5 orang, 10 orang, 20 tukang sihir. Masing-masing memegang sebuah boneka Anda. Ada yang menusukkan jarum, ada yang komat-kamit membaca mantra.
Syaikh bertanya — apa yang akan Anda lakukan sekarang?
Pasien itu terdiam. Lalu ia berkata, tidak ada yang bisa saya lakukan. Syaikh berkata — benar. Saat itu Anda hanya akan berdoa kepada Allah.
Perkataan Syaikh
Entah mereka dua puluh orang, entah dua ratus orang — kerugian yang menimpa Anda hanya akan sebesar yang telah Allah tuliskan sejak awal.
Karena itu, jika setelah berzikir dan beramal pun rasa takut itu tetap menetap di dada, ketahuilah bahwa masalahnya bukan pada amalan — melainkan pada tempat rasa takut itu berada. Tempatnya harus dipindahkan.
Apa yang diajarkan Nabi ﷺ
احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ ... وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوِ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَيْكَ
Jagalah Allah, niscaya Allah menjagamu... Ketahuilah, seandainya seluruh umat berkumpul untuk membahayakanmu, mereka hanya akan mampu membahayakanmu sebatas yang telah Allah tuliskan untukmu. (Sunan At-Tirmidzi 2516)
Inilah kata-kata yang Nabi ﷺ ajarkan kepada Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu saat masih remaja. Tangan kedua puluh orang yang berdiri di depan pintu itu terikat oleh satu kalimat ini — perhitungannya ada di tangan Allah.
Yang Perlu Anda Lakukan Hari Ini
- Saat pikiran takut datang, ingatlah kalimat terakhir hadis itu — sebatas yang Allah tuliskan, hanya sebatas itu.
- Jangan tinggalkan amalan pagi dan petang dalam keadaan apa pun — bahkan di hari-hari ketika rasa takut menguat.
- Sihir itu sebesar apa, siapa yang melakukannya — penelitian semacam ini dihentikan mulai hari ini.
- Berhentilah menonton cerita dan video yang menambah rasa takut; apa yang disantap pikiran, itulah yang dikembalikannya di malam hari.
Sumber: Disarikan dari pembahasan Syaikh Khalid bin Ibrahim Al-Hibsyi (pakar ruqyah)
Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center
Baca juga
Pengobatan Tidak Berjalan dengan Hati yang Putus Asa
Setelah berbulan-bulan menjalankan amalan namun tidak melihat kemajuan, satu kalimat menumpuk di dalam hati — tidak akan ada lagi harapan bagiku. Syaikh berkata, kalimat inilah hambatan yang paling besar.
Sebegitu menderita hanya demi satu pertandingan?
Pemuda itu bahkan hampir tidak sanggup berdiri — namun selama dua bulan ia terus menurunkan berat badan, hanya demi satu pertandingan. Pertanyaan Syaikh — seberapa jauh kita mau berusaha demi kesembuhan (syifa)?
Tidak Ada yang Menendang Kompor
Panas kompor, percikan minyak, sayatan pisau — semuanya Anda tahan dengan senyum. Dari situlah Syaikh berkata, di mana ada cinta, kesulitan tidak terasa sebagai kesulitan.