Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Apakah Penghasilan dari Online Itu Halal?

Syaikh Bali di sini membedakan dua hal — lima syarat dalam membuat konten, dan pilihan-pilihan penghasilan yang halal.

ruqyahrezeki halalpenghasilan onlineberkah
Isi artikel
  1. Bagaimana Pertanyaan Ini Muncul
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali di sini membedakan dua hal — lima syarat dalam membuat konten, dan pilihan-pilihan penghasilan yang halal.

Bagaimana Pertanyaan Ini Muncul

Hari ini siapa pun bisa membuka sebuah kanal, membuka sebuah laman. Beberapa waktu kemudian penghasilan pun mulai datang.

Lalu perlahan-lahan masuk pula banyak hal lain — aplikasi untuk menambah like dengan uang, mengambil uang dengan memberi like, jual-beli laman, bahkan menjual laman hasil curian.

Di dalam hati tetap ada rasa mengganjal — apakah uang ini sebenarnya halal?

Pertanyaan ini sampai kepada Syaikh Bali dalam dua bagian — bagaimana aturan konten, dan jalan penghasilan mana yang dibolehkan?

Jawaban Syaikh

Penghasilan dengan membiarkan iklan terbuka — menurut Syaikh, dalam kenyataan hari ini hal itu tidak dibolehkan.

Sebab pada kebanyakan iklan selalu ada sesuatu — gambar wanita, musik dan nyanyian, atau promosi barang haram. Dan pada konten yang sama, iklan yang ditampilkan berbeda-beda di tiap negara; apa yang Anda lihat tidak dilihat oleh penonton di luar negeri.

“Saya kan membuat konten agama, saya tidak mengirim iklan itu” — kata Syaikh, tetapi pilihan untuk menutupnya ada di tangan Anda; Anda yang membiarkannya terbuka.

Dalil — Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik

قُل لَّا يَسْتَوِى ٱلْخَبِيثُ وَٱلطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ ٱلْخَبِيثِ ۚ فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ يَٰٓأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Katakanlah (Muhammad), "Tidaklah sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya keburukan itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat, agar kamu beruntung." (Surah Al-Maaida 5:100 — Indonesian Islamic Affairs Ministry)

Lima syarat konten yang diberikan Syaikh — topiknya dibolehkan, tidak ada kebohongan, tidak ada ejekan dan olok-olok, tidak ada wanita dan musik, serta tidak ada tasyabbuh, yaitu laki-laki dan perempuan saling meniru penampilan satu sama lain.

Yang Perlu Dilakukan

  1. Matikan iklan — mata dan telinga penonton akan terjaga dari yang haram.
  2. Penghasilan alternatif: keanggotaan kanal, hadiah yang dikirim penonton, promosi atau sponsor produk yang dibolehkan.
  3. Jangan membeli like dengan uang — kata Syaikh, di dalamnya ada judi sekaligus penipuan.
  4. Jangan memuji suatu produk tanpa menggunakannya sendiri; jangan pula jual-beli laman hasil curian.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi tersendiri untuk setiap masalah yang berbeda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari pembahasan Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga