Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Jika Silaturahim Terputus, Berkah pun Terputus

Syaikh Bali berkata — Siapa yang menyambung hubungan rahim, Allah menyambung hubungan dengannya; dan siapa yang memutuskannya, Allah memutuskan hubungan darinya.

ruqyahsilaturahimberkahkeluarga
Isi artikel
  1. Sebuah kisah yang sampai kepada Syaikh
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Hak kerabat dekat
  4. Yang perlu dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali berkata — Siapa yang menyambung hubungan rahim, Allah menyambung hubungan dengannya; dan siapa yang memutuskannya, Allah memutuskan hubungan darinya.

Sebuah kisah yang sampai kepada Syaikh

Seseorang dari Kairo menelepon. Ia memiliki sebuah restoran, dan pendapatannya tiba-tiba terus menurun hingga mencapai titik terendah. Dugaannya — ia terkena 'ain atau hasad.

Syekh bertanya — Siapa saja kerabat Anda? Ia menjawab, ada bibi. Berapa lama sekali Anda menemuinya? Jawabnya — dua kali setahun, saat Id.

Syaikh berkata — Kunjungilah seminggu sekali, dengan membawa sebungkus kecil makanan manis. Lakukan selama satu bulan, lalu teleponlah saya.

Baru tiga minggu kemudian telepon datang. Sang bibi setiap kali dipenuhi kebahagiaan, dan pendapatan usahanya pun mulai naik lagi.

Jawaban Syaikh

Maksud Allah menyambung hubungan — Dia menyambungnya dengan rezeki, berkah, ilmu, cinta dalam rumah tangga, ketaatan anak, dan kesehatan.

Adapun terputus berarti berkah terhenti, kebaikan terhenti, taufik terhenti. Syaikh berkata — Memutus silaturahim adalah dosa besar; para ulama memasukkannya ke dalam daftar dosa besar.

Hubungan retak karena beberapa sebab yang sudah dikenal — sombong kepada kerabat setelah mendapat jabatan atau uang, tekanan untuk menjamu berlebihan saat bertamu, usaha patungan tanpa perjanjian tertulis, dan menahan warisan.

Dalil — Hak kerabat dekat

وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًۭٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًۭا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ

Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabīl dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri, (Surah An-Nisaa 4:36 — Indonesian Islamic Affairs Ministry; terjemahan ayat secara lengkap)

Nabi ﷺ bersabda — Ketika Allah menciptakan rahim, ia berkata: Inilah tempat orang yang berlindung kepada-Mu dari pemutusan. Allah berfirman — Siapa yang menyambungmu, Aku akan menyambungnya; siapa yang memutusmu, Aku akan memutuskannya. (Sahih Muslim 2554)

Yang perlu dilakukan

  1. Buatlah daftar di ponsel dengan nama 'Rahim' — nomor semua kerabat di satu tempat.
  2. Teleponlah beberapa orang setiap pekan untuk menanyakan kabar; jika ada kesempatan, datangilah dengan membawa hadiah kecil.
  3. Jika berbisnis dengan kerabat, jangan hanya dengan lisan — sejak awal buatlah perjanjian tertulis.
  4. Jangan menahan warisan; dan jangan memikul tekanan untuk menjamu secara berlebihan.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam kelompok bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi tersendiri untuk setiap masalah yang berbeda ★ Bagian panduan serta tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session di pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga