Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Kubur yang Batu Menimpanya Berulang Kali

Syaikh Bali mengingatkan kita pada pemandangan kubur yang pernah dilihat Nabi ﷺ — batu menimpa kepala orang yang lalai dalam salat, kepala itu pulih kembali, lalu batu menimpanya lagi.

ruqyahsalatSubuhazab kubur
Isi artikel
  1. Gambaran Pemandangannya
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Janji Salat Lima Waktu
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali mengingatkan kita pada pemandangan kubur yang pernah dilihat Nabi ﷺ — batu menimpa kepala orang yang lalai dalam salat, kepala itu pulih kembali, lalu batu menimpanya lagi.

Gambaran Pemandangannya

Seseorang berbaring, seorang lagi berdiri — di tangannya ada batu. Batu itu dijatuhkan ke kepala, dan kepala itu pun hancur.

Batu itu menggelinding, orang itu mengambilnya; saat itu kepala sudah pulih kembali. Ia memukul lagi, lagi, dan lagi. Riwayat ini terdapat dalam Sahih Bukhari.

Syaikh Bali berkata — dialah orang yang mengerjakan sebagian salat, tetapi tertidur saat Subuh, bahkan kadang meninggalkan Zuhur juga.

Seperti rumah yang miring bila salah satu dari lima tiangnya roboh — begitu pula agama menjadi bengkok bila tiang salat runtuh.

Jawaban Syaikh

Siapa yang menjaga salat lima waktu, maka pada hari kiamat salat-salat itulah yang menjadi cahaya, bukti, dan keselamatan baginya.

Dan siapa yang tidak menjaganya — baginya tidak ada cahaya, tidak ada bukti, dan tidak ada keselamatan. Syaikh berkata, sebagaimana tubuh tidak akan tersisa kotoran bila di depan pintu ada sungai dan seseorang mandi di sana lima kali sehari, demikian pula salat lima waktu menghapus dosa-dosa.

Dalil — Janji Salat Lima Waktu

خَمْسُ صَلَوَاتٍ كَتَبَهُنَّ اللَّهُ عَلَى الْعِبَادِ، مَنْ حَافَظَ عَلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ نُورًا وَبُرْهَانًا وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Allah telah mewajibkan salat lima waktu atas hamba-hamba-Nya. Siapa yang menjaganya, maka pada hari kiamat salat-salat itulah yang menjadi cahaya, bukti, dan keselamatan baginya. (Musnad Ahmad — sanadnya sahih)

Syaikh menambahkan — siapa yang salat Subuh, ia berada dalam jaminan Allah sepanjang hari (Sahih Muslim). Dan seorang hamba paling dekat dengan Rabbnya saat sujud — maka di sanalah perbanyak permohonan.

Yang Perlu Dilakukan

  1. Untuk Subuh, bukan alarm yang utama, tetapi putuskan tidur lebih awal — awalnya dimulai sejak malam.
  2. Jangan biarkan satu waktu salat pun terlewat; jika terlewat, segera tunaikan saat itu juga.
  3. Saat sujud, ucapkan dengan bahasa Anda sendiri — Wahai Rabb, karuniakanlah taufik kepadaku untuk salat.
  4. Meski hati sulit tenang, jangan tinggalkan berdiri salat; dan berdoalah memohon khusyuk.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk masalah yang berbeda-beda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session di pesan — insya Allah akan saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga