Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Mereka yang Ditempatkan di Dalam Tungku

Syaikh Bali berkata — penjelasan tentang azab itu bukan semata-mata untuk menakut-nakuti, tetapi untuk menutup pintu-pintunya. Islam telah menutup jalan-jalan menuju zina jauh sebelum zina itu terjadi.

ruqyahakhiratperlindunganpenyucian jiwa
Isi artikel
  1. Gambaran Pemandangannya
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Pintunya Itu Sendiri yang Ditutup
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali berkata — penjelasan tentang azab itu bukan semata-mata untuk menakut-nakuti, tetapi untuk menutup pintu-pintunya. Islam telah menutup jalan-jalan menuju zina jauh sebelum zina itu terjadi.

Gambaran Pemandangannya

Pada malam Mikraj, Nabi ﷺ melihat — sebuah lubang seperti tungku, di dalamnya ada laki-laki dan perempuan tanpa busana. Lidah api datang menyambar dari bawah.

Setiap kali api mengenai mereka, mereka menjerit dan melompat naik; lalu turun kembali. Ditanyakan — siapakah mereka? Dijawab: Mereka adalah laki-laki dan perempuan pezina.

Syaikh berkata — karena itulah hukumannya juga dibuat berat di dunia, agar manusia tidak mendekati kejahatan ini sedikit pun.

Namun inti persoalannya bukan hukuman — inti persoalannya adalah dari mana jalan itu bermula.

Jawaban Syaikh

Allah tidak hanya berfirman ‘jangan berzina’ — tetapi berfirman ‘janganlah kamu mendekati zina’.

Syaikh Bali menunjukkan satu per satu pintu-pintu menuju zina — pandangan, berduaan, dan sentuhan. Seperti laki-laki, perempuan pun diperintahkan menundukkan pandangan (Surah An-Nur, ayat 30–31). Menundukkan pandangan di pasar pun merupakan satu bentuk jihad.

Dalil — Pintunya Itu Sendiri yang Ditutup

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةًۭ وَسَآءَ سَبِيلًۭا

Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk. (Surah Al-Israa 17:32 — Indonesian Islamic Affairs Ministry)

Syaikh mengingatkan — tidaklah seorang laki-laki berduaan dengan seorang perempuan, melainkan yang ketiganya adalah setan (Musnad Ahmad — sanadnya sahih). Berbicara berdua saja di dua sisi kamera juga merupakan salah satu bentuk berduaan ini.

Yang Perlu Dilakukan

  1. Tundukkan pandangan — perintah ini bukan hanya untuk laki-laki, tetapi juga untuk perempuan.
  2. Jangan berduaan dengan siapa pun tanpa mahram — di rumah, di kantor, maupun lewat panggilan video.
  3. Tinggalkan kebiasaan berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram; anak perempuan dari saudara laki-laki ayah dan anak perempuan dari saudara laki-laki ibu juga termasuk di dalamnya.
  4. Saat keluar rumah, kenakan pakaian longgar — bukan wewangian atau dandanan yang menarik perhatian.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi secara berkelompok dengan raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara laki-laki dan saudari perempuan ★ Sesi tersendiri untuk masalah yang berbeda-beda ★ Bagian panduan serta tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session lewat pesan — saya akan kirimkan tautan formulirnya, insya Allah.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga