Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Cara Memanfaatkan Hari Jumat

Syaikh Bali menjelaskan secara terpisah untuk laki-laki dan perempuan — bagian terbesar dari keutamaan hari Jumat bisa diraih meski di rumah.

ruqyahJumatSurah Al-Kahfiselawat
Isi artikel
  1. Bagaimana Pertanyaan Itu Muncul
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Setiap Langkah Bernilai Satu Tahun
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali menjelaskan secara terpisah untuk laki-laki dan perempuan — bagian terbesar dari keutamaan hari Jumat bisa diraih meski di rumah.

Bagaimana Pertanyaan Itu Muncul

Pagi hari Jumat berlalu begitu saja dengan tidur, atau dengan ponsel. Mendengar azan, bergegas berangkat, lalu berdiri di saf paling belakang.

Sang ibu rumah tangga berpikir — Jumat kan harinya laki-laki; apa yang ada di sini untukku? Maka hari itu berlalu seperti hari-hari biasa lainnya.

Sorenya pun berlalu. Tidak ada yang mengingatkan bahwa di penghujung hari ada satu waktu ketika doa tidak ditolak.

Pertanyaan itu disampaikan langsung kepada Syaikh Bali — apa saja amalan paling utama di hari Jumat?

Jawaban Syaikh

Memperbanyak selawat kepada Nabi ﷺ, membaca Surah Al-Kahfi, mandi lalu berangkat ke masjid pagi-pagi.

Syaikh berkata — siapa yang memandikan dan mandi sendiri, berangkat pagi-pagi sekali, berjalan kaki, tidak berkendara, duduk dekat imam, mendengarkan dengan penuh perhatian dan diam — maka setiap langkahnya bernilai pahala puasa dan salat malam selama satu tahun.

Untuk perempuan: selawat, Surah Al-Kahfi, dan mandi pada hari Jumat. Ketika suami berangkat ke masjid, ia duduk di atas sajadah dan menunggu sambil mengerjakan salat sunah — Syaikh berkata, dengan cara ini ia pun mendapat pahala langkah menuju masjid.

Dalil — Setiap Langkah Bernilai Satu Tahun

مَنْ غَسَّلَ وَاغْتَسَلَ، وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ، وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ، وَدَنَا مِنَ الْإِمَامِ فَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا

Siapa yang memandikan dan mandi, berangkat pagi-pagi, berjalan kaki — tidak berkendara, duduk dekat imam, mendengarkan dengan penuh perhatian dan diam — maka setiap langkahnya bernilai pahala puasa dan salat malam selama satu tahun. (Sunan Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa'i; hadisnya sahih)

Syaikh berkata — berwudhulah setengah jam sebelum Maghrib, lalu duduklah di atas sajadah dan berdoalah; inilah Sa'atul Ijabah. Jika Anda menunggu salat hingga azan, Anda dianggap sedang berada dalam salat.

Yang Perlu Dilakukan

  1. Sepanjang hari Jumat, perbanyaklah selawat kepada Nabi ﷺ.
  2. Bacalah Surah Al-Kahfi — untuk laki-laki maupun perempuan.
  3. Mandilah lalu pergi ke masjid pagi-pagi, berjalan kakilah, dan dengarkan khutbah dengan diam.
  4. Isi waktu menjelang Maghrib dengan doa — duduklah di atas sajadah sambil menunggu azan.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi bersama raqi dalam grup ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara laki-laki dan saudari perempuan ★ Sesi terpisah untuk setiap masalah yang berbeda ★ Di setiap sesi ada bagian panduan serta tanya jawab

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga