Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Anak Anda Meniru Anda

Untuk para guru Al-Qur'an dan para orang tua — empat nasihat dari Syekh Waheed Bali untuk semuanya. Yang pertama justru yang paling berat: Anda sendirilah teladannya.

ruqyahmendidik anakbelajar Al-Qur'ankeluarga
Isi artikel
  1. Bagaimana Pertanyaan Itu Muncul
  2. Jawaban Syekh
  3. Dalil — Doa yang Telah Diajarkan
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Untuk para guru Al-Qur'an dan para orang tua — empat nasihat dari Syekh Waheed Bali untuk semuanya. Yang pertama justru yang paling berat: Anda sendirilah teladannya.

Bagaimana Pertanyaan Itu Muncul

Pertanyaannya adalah — bagaimana cara menanamkan iman serta kecintaan kepada Allah dan Rasul ﷺ di dalam hati seorang anak yang sedang menghafal Al-Qur'an? Dan bagaimana ia akan mengamalkan apa yang ia hafal?

Syekh berkata — anak meniru gurunya. Karena itu guru laki-laki harus menjadi teladan, guru perempuan juga harus menjadi teladan; dan di rumah, ayah dan ibu.

Kata yang keluar dari mulut saat marah, itulah yang ditangkap anak — lalu ia pergi mengucapkannya kepada saudaranya. Lukanya menyebar ke seluruh rumah.

Nasihat Syekh ada empat — dan keempatnya berlaku di tempat mengaji maupun di rumah, di kedua tempat itu.

Jawaban Syekh

Saat marah, jangan mendoakan keburukan — ucapkanlah “Semoga Allah memberimu hidayah”, “Semoga Allah meridhaimu”, “Semoga Allah memberimu berkah”.

Nasihat kedua — suami dan istri jangan saling menegur di depan anak; bicarakanlah secara terpisah. Hendaknya anak selalu melihat ayah memandang ibu dengan wajah tersenyum, dan ibu memandang ayah.

Tidak ada rumah tanpa masalah — tetapi masalah itu sama sekali tidak boleh terjadi di depan anak-anak. Dengan cara inilah anak tumbuh dengan harapan terhadap kehidupan dan kecintaan kepada agama.

Dalil — Doa yang Telah Diajarkan

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍۢ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa." (Surah Al-Furqaan 25:74 — Indonesian Islamic Affairs Ministry; terjemahan ayat secara lengkap)

Semua kebaikan yang dilakukan anak atau murid Anda juga akan tercatat dalam catatan amal Anda. Setelah kematian pun, tiga hal terus mengalir — sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh. (Sahih Muslim 1631)

Yang Perlu Dilakukan

  1. Saat marah, doakanlah kebaikan untuk anak — jangan pernah mendoakan keburukan.
  2. Perbedaan pendapat suami istri jangan di depan anak; duduklah di tempat lain dan selesaikan.
  3. Setiap hari ucapkanlah — “Ya Rabb, hati anak-anakku ada di tangan-Mu, perbaikilah.”
  4. Apa yang Anda ajarkan, amalkan dan perlihatkan dulu sendiri — anak lebih sedikit mendengar, lebih banyak melihat.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan konsultasi bersama raqi dalam grup ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk masing-masing masalah ★ Bagian panduan serta tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session di pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari pembahasan Syekh Waheed Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga