Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Para malaikat turun saat kematian

Syaikh Bali menunjukkan dari ayat Surah Fussilat — syaratnya hanya dua: mengucapkan ‘Rabb kami adalah Allah’, dan teguh di atasnya.

ruqyahistiqamahkabar gembiraakhirat
Isi artikel
  1. Apa yang dikatakan ayat ini
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — seluruh agama dalam satu kalimat
  4. Yang perlu dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali menunjukkan dari ayat Surah Fussilat — syaratnya hanya dua: mengucapkan ‘Rabb kami adalah Allah’, dan teguh di atasnya.

Apa yang dikatakan ayat ini

Allah berfirman — Sesungguhnya orang-orang yang berkata ‘Rabb kami adalah Allah’, kemudian mereka teguh, malaikat turun kepada mereka: jangan takut, jangan bersedih; bahkan terimalah kabar gembira tentang surga yang telah dijanjikan kepada kalian. (Surah Fussilat, ayat 30)

Kami adalah sahabat-sahabat kalian dalam kehidupan dunia, dan di akhirat pun akan demikian; di sana kalian akan mendapatkan apa yang diinginkan hati kalian. (Surah Fussilat, ayat 31)

Zaid bin Aslam rahimahullah berkata — para malaikat turun di tiga tempat: saat kematian, di dalam kubur, dan pada hari kebangkitan.

Karena itu Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu berkata saat menjelang wafat — Wahai kematian, cengkeramlah sekuat yang engkau mampu; ini tidak lain adalah perjalanan menuju surga.

Jawaban Syaikh

Syaratnya ada dua — iman dan istiqamah. Iman tanpa amalan tidak membawa ke surga, dan amalan tanpa iman tidak bernilai sama sekali.

Syaikh berkata, ‘Rabb kami adalah Allah’ artinya — penciptaan, rezeki, dan pengaturan semuanya milik-Nya; ibadah hanya untuk-Nya. Rasa takut, tawakal, harapan, dan tempat berlindung — semuanya hanya kepada-Nya.

Adapun istiqamah berarti menjalankan akhlak, muamalah, dan nilai-nilai hidup semuanya sesuai syariat-Nya. Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata — iman bukan sekadar angan-angan atau hiasan luar; iman adalah apa yang menetap di dalam hati dan dibenarkan oleh amalan.

Dalil — seluruh agama dalam satu kalimat

قُلْ: آمَنْتُ بِاللَّهِ، ثُمَّ اسْتَقِمْ

Katakanlah, ‘Aku beriman kepada Allah’ — lalu istiqamahlah. (Sahih Muslim)

Para malaikat berkata — tidak ada yang perlu ditakutkan atas apa yang ada di depan, kami bersama kalian. Kubur akan menjadi taman surga, hisab akan dimudahkan. (Surah Fussilat, ayat 30–32)

Yang perlu dilakukan

  1. ‘Rabbku adalah Allah’ — ucapkan kalimat itu dengan lisan, dan patuhilah itu dalam keputusan sehari-hari.
  2. Jagalah kewajiban-kewajiban, tinggalkan dosa besar — istiqamah dimulai dari kedua hal ini.
  3. Benarkan iman dengan amalan — pengakuan lisan saja tidak cukup.
  4. Berdoalah — Allahumma tsabbitni, Ya Allah, teguhkanlah aku.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk masalah yang berbeda-beda ★ Bagian panduan serta tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga