Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Apa yang Mereka Ucapkan di Pembaringan Terakhir

Syaikh Bali menghimpun kata-kata terakhir beberapa orang — sahabat, khalifah, imam. Kata terakhir setiap mereka adalah ucapan hati yang hancur.

ruqyahranjang kematiantobatkehidupan para sahabat
Isi artikel
  1. Gambaran yang Terbayang
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Islam menghapus semua yang sebelumnya
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali menghimpun kata-kata terakhir beberapa orang — sahabat, khalifah, imam. Kata terakhir setiap mereka adalah ucapan hati yang hancur.

Gambaran yang Terbayang

Mu'awiyah radhiyallahu 'anhu berkata menjelang wafat — dudukkan aku. Sambil duduk, beliau membaca tasbih, takbir, dan tahlil. Lalu beliau berseru — Wahai Rabb, kasihanilah orang tua pendosa yang berhati keras ini.

Istri Bilal radhiyallahu 'anhu menangis — aduh, sedihnya! Beliau menyingkap kain dari wajahnya dan berkata — katakan saja, betapa bahagianya! Besok kita akan bertemu dengan orang-orang tercinta — Muhammad ﷺ dan para sahabatnya.

Umar radhiyallahu 'anhu berkata kepada putranya — letakkan kepalaku di tanah. Setelah meletakkan pipinya di tanah, beliau berkata — celakalah aku jika Rabbku tidak mengasihaniku.

Khalifah Ma'mun meminta agar tanah dihamparkan di lantai istana, lalu meletakkan pipinya di atasnya dan berkata — Wahai Dzat yang kerajaan-Nya tidak berakhir, kasihanilah orang yang kerajaannya telah berakhir.

Jawaban Syaikh

Amr bin Al-Ash radhiyallahu 'anhu menangis menjelang wafat. Putranya berkata — Bukankah Nabi ﷺ telah memberi Anda kabar gembira? Namun beliau tetap menangis.

Beliau berkata, aku pernah melalui tiga keadaan. Pada mulanya aku adalah orang yang paling membenci Nabi ﷺ; seandainya aku mati dalam keadaan itu, aku akan masuk neraka. Kemudian Islam datang; saat baiat aku menarik tanganku dan meminta syarat — agar aku diampuni.

Keadaan ketiga — masa ketika aku memegang tanggung jawab dan kekuasaan; aku tidak tahu apa yang telah kulakukan di sana. Setelah mengatakan itu, beliau kembali menangis.

Dalil — Islam menghapus semua yang sebelumnya

أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ الْإِسْلَامَ يَهْدِمُ مَا كَانَ قَبْلَهُ

Tidakkah engkau tahu bahwa Islam menghapus semua yang sebelumnya? (Sahih Muslim)

Imam Syafi'i rahimahullah ditanya pada saat-saat terakhirnya, bagaimana keadaan Anda? Beliau menjawab — Aku meninggalkan dunia, bergerak menuju akhirat, dan akan berhadapan dengan amalan burukku sendiri.

Yang Perlu Dilakukan

  1. Bertobatlah sebelum kematian datang — Islam dan tobat yang tulus menghapus semua yang sebelumnya.
  2. Jika ada tanggung jawab atau amanah, selesaikan perhitungannya hari ini juga — di situlah ketakutan terbesar.
  3. Jangan bangga dengan amalan, berdirilah di hadapan Allah dengan hati yang hancur.
  4. Semoga kata terakhirmu adalah La ilaha illallah — biasakanlah mulai hari ini.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi terpisah untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan konsultasi grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk setiap masalah yang berbeda ★ Segmen panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session di pesan — saya akan kirimkan tautan formulirnya, insya Allah.


Sumber: disusun berdasarkan ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan himpunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga