Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Dari mana cinta itu masuk?

Syaikh Wahid Abdussalam Bali membalik pertanyaan itu — bagaimana cinta itu bisa menetap di hati? Dan dari situlah beliau menunjukkan jalan keluarnya.

ruqyahmenundukkan pandanganpengobatan nafsutobat
Isi artikel
  1. Bagaimana pertanyaan itu datang
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — siapa yang berusaha, jalan itu untuknya
  4. Yang harus dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Wahid Abdussalam Bali membalik pertanyaan itu — bagaimana cinta itu bisa menetap di hati? Dan dari situlah beliau menunjukkan jalan keluarnya.

Bagaimana pertanyaan itu datang

Seorang pemuda berkata — Apa yang harus saya lakukan, cinta kepada teman sekelas perempuan atau rekan kerja perempuan sudah menetap di dalam hati. Seorang gadis pun mengatakan hal yang persis sama.

Di sekitar kita hal ini kini dianggap biasa — les privat campur, obrolan panjang di WhatsApp dan Telegram, jalan bersama setelah pertunangan.

Lalu dimulailah pertempuran di dalam diri — tidak khusyuk dalam salat, tidak bisa tidur, belajar tidak maju; namun tidak bisa pula menceritakannya kepada siapa pun.

Pertanyaan itu sampai kepada Syaikh — bagaimana saya bisa keluar dari cinta ini?

Jawaban Syaikh

Syaikh balik bertanya — bagaimana cinta itu bisa menetap di hati? Pasti sebelumnya pandangan sudah tertuju; sekali, dua kali, tiga kali.

Pandangan-pandangan inilah yang dilarang — Allah memerintahkan laki-laki dan perempuan, keduanya, untuk menundukkan pandangan (Surah An-Nur, ayat 30-31). Jadi fondasi cinta ini sendiri berdiri di atas suatu dosa.

Nasihat praktis Syaikh — jika harus berurusan dengan lawan jenis di apotek atau tempat kerja, selesaikan urusan itu tanpa memandang; dalam pengendalian diri inilah terdapat manisnya iman.

Dalil — siapa yang berusaha, jalan itu untuknya

وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah bersama orang-orang yang berbuat baik. (Surah Al-Ankaboot 29:69 — Indonesian Islamic Affairs Ministry)

Nabi ﷺ bersabda — Surga dikelilingi oleh hal-hal yang berat. (Sahih Muslim 2822) Menundukkan pandangan adalah kesulitan semacam itu, yang di dalamnyalah jalan itu diletakkan.

Yang harus dilakukan

  1. Bertobatlah kepada Allah dan berjanjilah untuk tidak kembali lagi.
  2. Bersedekahlah sedekah dengan harapan tobat diterima — sedekah memadamkan dosa. (Sunan At-Tirmidzi, hasan)
  3. Sibukkan diri — majelis ilmu, menghafal Al-Qur'an, olahraga yang halal, kegiatan sukarela.
  4. Jika mampu, ajukan lamaran pernikahan; jika tidak mampu, berpuasalah — inilah perisai.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan konsultasi grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi tersendiri untuk setiap masalah yang berbeda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga