Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Kemalasan Bukan Sekadar Tabiat, Melainkan Penyakit

Nabi ﷺ memohon perlindungan justru dari hal ini. Syekh Bali berkata — seorang Muslim tidak pernah malas; dan pengobatannya dimulai dengan sebuah doa.

ruqyahkemalasansemangatpengobatan nafsu
Isi artikel
  1. Bagaimana Mengenali Penyakit Ini
  2. Jawaban Syekh
  3. Dalil — permohonan perlindungan Nabi ﷺ
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Nabi ﷺ memohon perlindungan justru dari hal ini. Syekh Bali berkata — seorang Muslim tidak pernah malas; dan pengobatannya dimulai dengan sebuah doa.

Bagaimana Mengenali Penyakit Ini

Azan sudah berkumandang, tetapi tidak ingin beranjak dari tempat tidur. Berkas kantor sudah tiga hari tergeletak. Meja belajar pun kosong.

Di awal acara disampaikan — orang yang terjangkit penyakit ini akan terpuruk, baik di dunia maupun di akhirat, dan menjadi bergantung pada orang lain.

Syekh Bali memberikan definisinya — kasal berarti tertinggal dari suatu pekerjaan; atau tidak mengerjakan secara sempurna apa yang seharusnya dikerjakan. Hal ini terjadi di tiga tempat: dalam urusan dunia, dalam urusan akhirat, dan dalam urusan diri sendiri.

Maka pertanyaannya sederhana — bagaimana cara menghilangkan kemalasan ini?

Jawaban Syekh

Apa yang Nabi ﷺ mohonkan perlindungan darinya pastilah hal yang buruk — maka ketidakmampuan dan kemalasan itu bukan tabiat, melainkan penyakit.

Syekh berkata — dalam menggambarkan orang-orang munafik, Allah berfirman bahwa mereka berdiri untuk salat dengan malas (Surah An-Nisa', ayat 142). Sifat ini bukan sifat orang mukmin; orang mukmin datang untuk salat dengan penuh semangat, bahkan sebelum azan.

Pengobatannya tiga langkah — memohon pertolongan kepada Allah, mengetahui kemuliaan ibadah fardu, dan mengingat bahwa surga diliputi hal-hal yang berat, sedangkan neraka diliputi hawa nafsu (Sahih Muslim).

Dalil — permohonan perlindungan Nabi ﷺ

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ketidakmampuan, kemalasan, sifat pengecut, dan kekikiran. (Sahih Bukhari)

Nabi ﷺ mengajarkan kepada Muadz radhiyallahu 'anhu agar mengucapkan setelah setiap salat — "Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatik" (Sunan Abu Dawud, sanadnya hasan).

Yang Perlu Dilakukan

  1. Mohonlah perlindungan setiap hari — "Allahumma inni a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal".
  2. Bacalah doa Muadz setelah setiap salat — mohonlah taufik untuk berzikir, bersyukur, dan beribadah dengan baik.
  3. Sebelum setiap pekerjaan, ucapkan — "Ya Rabb, tolonglah aku"; pertolongan hanya dari-Nya.
  4. Gandakan waktunya — saat berwudhu dan di perjalanan menuju masjid pun, teruskan tasbih dan istigfar.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi tersendiri untuk masing-masing masalah ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Biaya kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session di pesan — insya Allah saya akan kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syekh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga