Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Apakah Surah Al-Jinn dan Al-Kafirun Termasuk Tahsin?

Jawaban Syaikh Bali lugas — saya tidak mengetahui hadis apa pun seperti itu. Namun beliau menyebutkan satu per satu tahsin yang terbukti dalilnya.

ruqyahtahsinperlindunganruqyah mandiri
Isi artikel
  1. Bagaimana Pertanyaan Ini Muncul
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Tahsin yang Terbukti
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Jawaban Syaikh Bali lugas — saya tidak mengetahui hadis apa pun seperti itu. Namun beliau menyebutkan satu per satu tahsin yang terbukti dalilnya.

Bagaimana Pertanyaan Ini Muncul

Di dunia ruqyah, aturan-aturan baru terus menyebar — surah ini sekian kali, surah itu sekian kali; katanya barulah perlindungan menjadi sempurna.

Pertanyaan itu datang dalam dua bagian — apakah membaca Surah Al-Jinn dan Surah Al-Kafirun termasuk tahsin? Dan apakah keduanya termasuk dalam “Qalaqil”?

Dalam pembahasan ini muncul pula metode lain yang populer — menumbuk tujuh lembar daun bidara di atas batu, memasukkannya ke dalam air lalu membacakan ayat di atasnya, kemudian air itu diminum dan dipakai mandi.

Orang menjadi lelah mencocokkan semua aturan ini, lalu berpikir — apakah perlindunganku sudah benar?

Jawaban Syaikh

Kedua surah ini termasuk tahsin — saya tidak mengetahui hadis apa pun seperti itu. Namun membacanya baik dan utama.

Tahsin yang terbukti dalilnya adalah — kalimat tauhid seratus kali dalam sehari, dan “A'udzu bikalimatillahit-tammati min syarri ma khalaq”. Adapun “Qalaqil” dimaksudkan sebagai empat surah ‘Qul’ — Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas; Surah Al-Jinn tidak termasuk di dalamnya.

Dalil — Tahsin yang Terbukti

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Siapa yang mengucapkannya seratus kali dalam sehari, akan dituliskan baginya seratus kebaikan, dihapuskan darinya seratus dosa, dan pada hari itu hingga sore ia berada dalam perlindungan dari setan. (Sahih Bukhari 3293)

Yang kedua — jika seseorang singgah di suatu tempat lalu mengucapkan “A'udzu bikalimatillahit-tammati min syarri ma khalaq”, maka tidak ada sesuatu pun yang dapat mencelakainya hingga ia beranjak dari tempat itu. (Sahih Muslim 2708)

Yang Perlu Dilakukan

  1. Bacalah kalimat tauhid seratus kali setiap hari — amalan perlindungan sepanjang hari yang terbukti dalilnya.
  2. Jika singgah di tempat baru, bacalah “A'udzu bikalimatillahit-tammati min syarri ma khalaq”.
  3. Anda boleh membaca Surah Al-Jinn atau Al-Kafirun — baik sebagai tilawah; tetapi jangan menjadikannya aturan tahsin.
  4. Metode daun bidara yang populer itu bukan perkataan sahabat — melainkan dinisbatkan kepada seorang tabiin; membaca sendiri lebih utama.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi terpisah untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan konsultasi grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi tersendiri untuk setiap masalah yang berbeda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: disarikan dari pembahasan Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga