Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Pertanyaan Mu'adz di Saat Kedekatan

Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu meminta sebuah amalan yang akan membawanya ke surga. Sebagai jawaban, Nabi ﷺ membukakan kepala Islam, tiangnya, dan pintu-pintu kebaikan.

ruqyahamalanmenjaga lisansalat
Isi artikel
  1. Suasananya Seperti Ini
  2. Penjelasan Syekh
  3. Dalil — Kepala, Tiang, dan Puncak
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu meminta sebuah amalan yang akan membawanya ke surga. Sebagai jawaban, Nabi ﷺ membukakan kepala Islam, tiangnya, dan pintu-pintu kebaikan.

Suasananya Seperti Ini

Pada suatu pagi dalam perjalanan, Mu'adz radhiyallahu 'anhu mendapati dirinya sangat dekat dengan Nabi ﷺ. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu — “Wahai Rasulullah, tunjukkan kepadaku sebuah amalan yang akan membawaku ke surga dan menjauhkanku dari neraka.”

Nabi ﷺ bersabda — Engkau telah meminta sesuatu yang besar; namun itu mudah bagi orang yang Allah mudahkan baginya.

Di sinilah Syekh Bali berhenti sejenak dan berkata — Itulah sebabnya seorang tua yang sakit bisa bangun salat malam, sedangkan seorang pemuda yang sehat tidak mampu. Jika suatu amalan terasa berat, panjatkanlah lebih dulu doa memohon kemudahan.

Kemudian Nabi ﷺ menjelaskan selangkah demi selangkah — pokoknya, tiangnya, puncaknya, pintu kebaikan, dan kendali atas segalanya.

Penjelasan Syekh

Pokoknya Islam, tiangnya salat, puncaknya jihad — dan kendali atas segalanya hanya satu: lisan.

Beliau juga menunjukkan dua pintu kebaikan — sedekah, yang memadamkan dosa; dan salat hamba di kedalaman malam. Bersamanya beliau membaca ayat dari Surah As-Sajdah (ayat 16-17), yang menyebutkan lambung mereka terpisah dari tempat tidur.

Dalil — Kepala, Tiang, dan Puncak

رَأْسُ الْأَمْرِ الْإِسْلَامُ، وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ، وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ

Kepala segala perkara adalah Islam, tiangnya adalah salat, dan puncaknya adalah jihad. (Sunan At-Tirmidzi — hadis hasan sahih)

Terakhir, Nabi ﷺ memegang lisannya sendiri dan bersabda — Jagalah ini. Bukankah yang menyungkurkan manusia ke dalam neraka itu tidak lain adalah hasil dari lisan mereka. (Sunan At-Tirmidzi)

Yang Perlu Dilakukan

  1. Untuk amalan yang terasa berat, berdoalah lebih dulu — “Ya Rabb, mudahkanlah”.
  2. Jagalah salat lima waktu — inilah tiang agama; jika tiang roboh, rumah tidak akan berdiri.
  3. Bersedekahlah setiap hari meski sedikit, dan biasakan berdiri salat dua rakaat di malam hari.
  4. Sebelum membuka mulut, pikirkan — apakah ucapan ini ada manfaatnya untuk agama atau dunia? Jika tidak, diamlah.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk masalah yang berbeda-beda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari pembahasan Syekh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga