Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Kedekatan yang Terasa Manis Tersembunyi dalam Sujud

Syaikh Bali berkata — jika saat-saat ini turun ke dalam hati, maka hati menjadi bercahaya dan dada menjadi lapang. Dan tempatnya hanya satu: sujud.

ruqyahsujudsalatpenutup
Isi artikel
  1. Persiapan Dimulai dari Azan
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Saat Paling Dekat
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali berkata — jika saat-saat ini turun ke dalam hati, maka hati menjadi bercahaya dan dada menjadi lapang. Dan tempatnya hanya satu: sujud.

Persiapan Dimulai dari Azan

Jika kita dipanggil untuk bertemu dengan orang besar di dunia, kita merapikan seluruh diri, lahir dan batin. Padahal, bagaimana jika panggilan itu datang dari Sang Pemilik — “Hayya 'alash-shalah”?

Syaikh berkata, tugas pertama — jawablah azan dari dalam hati. Dengan mengucapkan Allahu Akbar, kita menyatakan takbir; dengan mengucapkan syahadat, kita bersaksi atas tauhid; dan ucapkan “La haula wa la quwwata illa billah”.

Kemudian wudhu — mengingatkan kita pada kesucian batin lewat kesucian lahir. Bersamaan dengan membasuh tangan, gugurlah dosa tangan; bersamaan dengan membasuh wajah, gugurlah dosa mata.

Setelah itu, pada setiap langkah menuju masjid — para malaikat menulis kebaikan dan menghapus dosa.

Jawaban Syaikh

Hamba paling dekat dengan Rabbnya saat sedang bersujud — maka letakkanlah segala permintaan di sana.

Saat mengucapkan takbir, ingatlah — Anda sedang berdiri di hadapan Yang Maha Besar (“Akbar”); maka tidak pantas sibuk dengan sesuatu yang lebih kecil dari-Nya. Dunia, pekerjaan, anak, kesulitan — semuanya kecil, dan penyelesaiannya pun ada di tangan-Nya.

Jika hati ikut bersujud bersama dahi, maka setelah bangkit berdiri pun hati tetap berada dalam sujud — dan itu akan terlihat pada kerendahan hati Anda.

Dalil — Saat Paling Dekat

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

Hamba paling dekat dengan Rabbnya ketika ia sedang bersujud; maka perbanyaklah doa. (Sahih Muslim 482)

Allah berfirman — “Bersujudlah dan dekatkanlah dirimu.” (Surah Al-'Alaq, ayat 19) Peringatan Syaikh: membuat sujud tersendiri di luar salat untuk berdoa adalah bidah; lebih banyak sujud berarti lebih banyak salat.

Yang Perlu Dilakukan

  1. Jika mendengar azan, jawablah dari dalam hati, bacalah selawat, dan mohonlah wasilah.
  2. Jangan tergesa-gesa dalam berwudhu — lakukanlah dengan niat membersihkan bagian dalam diri juga.
  3. Saat sujud, sampaikanlah semua permintaan dunia dan akhirat; untuk memperbanyak sujud sunah, perbanyaklah salat sunah.

Rangkaian 120 hari ini berakhir di sini. Terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah menyertai selama ini. Semoga Allah menerima sujud kita semua, dan menganugerahkan kedekatan dengan-Nya kepada kita.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi secara berkelompok dengan raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk setiap masalah yang berbeda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session di pesan — insya Allah saya akan mengirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga