Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Lima Bentuk Meninggalkan Al-Qur'an

Syekh Bali berkata, mushaf ada di rumah saja belum cukup untuk terhindar dari “meninggalkan” Al-Qur'an — meninggalkan juga punya beberapa wajah, dan satu di antaranya hampir tidak pernah disadari siapa pun.

ruqyahAl-Qur'ankesembuhan (syifa)ruqyah mandiri
Isi artikel
  1. Wajah-wajah Meninggalkan Al-Qur'an
  2. Jawaban Syekh
  3. Dalil — kesembuhan (syifa) ada dalam Al-Qur'an
  4. Yang harus dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syekh Bali berkata, mushaf ada di rumah saja belum cukup untuk terhindar dari “meninggalkan” Al-Qur'an — meninggalkan juga punya beberapa wajah, dan satu di antaranya hampir tidak pernah disadari siapa pun.

Wajah-wajah Meninggalkan Al-Qur'an

  • Meninggalkan dalam hal mendengarkan — ketika Al-Qur'an diperdengarkan, kita malah mencari lagu atau sinetron
  • Meninggalkan dalam hal tilawah — dua-tiga hari berlalu, satu ayat pun tidak dibaca
  • Meninggalkan dalam hal amalan — ayat dihafal, tetapi tidak ada bekasnya dalam kehidupan
  • Meninggalkan dalam hal memutuskan perkara — untuk menyelesaikan pertengkaran, yang dipakai adat dan kebiasaan, bukan syariat
  • Meninggalkan dalam hal kesembuhan (syifa) — saat sakit, Al-Qur'an tidak dibacakan untuk diri sendiri

Pada hari kiamat Nabi ﷺ akan berkata — Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini sesuatu yang ditinggalkan. (Surah Al-Furqan, ayat 30)

Jawaban Syekh

Pandanglah Al-Qur'an sebagai surat yang dikirim Allah — adakah orang yang membiarkan surat dari orang tercinta tanpa dibaca?

Syekh berkata, bentuk yang paling terabaikan adalah tidak memohon kesembuhan (syifa) dengan Al-Qur'an. Sakit kepala, sakit perut, penyakit apa pun — letakkan tangan di tempat yang sakit, lalu bacalah Surah Al-Fatihah dan Al-Mu'awwidzat.

Pergilah ke dokter dan minumlah obat juga — tetapi ketahuilah, obat tidak menyembuhkan dengan sendirinya; kesembuhan datang hanya jika Allah menghendaki. Berdoalah juga saat minum obat.

Dalil — kesembuhan (syifa) ada dalam Al-Qur'an

وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌۭ وَرَحْمَةٌۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارًۭا

Dan Kami turunkan dari Alquran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Alquran itu) hanya akan menambah kerugian. (Surah Al-Israa 17:82 — Indonesian Islamic Affairs Ministry)

Aisyah radhiyallahu 'anha berkata, apabila Nabi ﷺ sakit, beliau membaca Al-Mu'awwidzat, lalu tiup ke kedua tangannya, kemudian mengusapkan tangan ke tubuh. Syekh berkata — pengobatan penyakit tubuh dan penyakit hati, keduanya ada dalam Al-Qur'an.

Yang harus dilakukan

  1. Buatlah rutinitas tilawah — kata Syekh, mengkhatamkan tidak lebih dari empat puluh hari.
  2. Simpanlah sebuah tafsir di rumah; paling tidak seminggu sekali bacalah bersama anak-anak.
  3. Saat kesulitan atau sakit, letakkan tangan di tempat yang sakit, lalu bacalah Al-Fatihah dan Al-Mu'awwidzat.
  4. Jika lupa bagian yang telah dihafal, beristigfarlah lalu mulailah membacanya kembali dalam salat.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan konsultasi bersama raqi dalam grup ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara laki-laki dan saudari perempuan ★ Sesi tersendiri untuk setiap masalah yang berbeda ★ Panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: disusun berdasarkan ceramah Syekh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga