ruqyah
Apakah Maulid Termasuk Jalan yang Diajarkan Nabi?
Syekh Bali memberikan satu tolok ukur saja — hukum asal dalam ibadah adalah berhenti (tawaqquf), sampai datang dalil. Jika kaidah ini dipegang, tidak ada lagi keraguan.
Isi artikel
Syekh Bali memberikan satu tolok ukur saja — hukum asal dalam ibadah adalah berhenti (tawaqquf), sampai datang dalil. Jika kaidah ini dipegang, tidak ada lagi keraguan.
Bagaimana Pertanyaan Ini Muncul
Ketika harinya tiba, persiapan pun dimulai — pembahasan sirah, penyediaan makanan, berkumpul di masjid.
Semuanya kan perbuatan baik; maka orang berpikir, apa yang perlu dipersoalkan.
Ada yang berkata ini bidah, ada yang berkata para ulama berbeda pendapat tentangnya. Orang awam tidak menemukan arah.
Kepada Syekh Bali, pertanyaan itu datang seperti ini — Apakah ini termasuk bidah yang haram?
Jawaban Syekh
Hukum asal dalam ibadah adalah berhenti, sampai datang dalil; sedangkan hukum asal dalam muamalah adalah boleh.
Terapkan tolok ukur ini pada Maulid: apakah Nabi ﷺ melakukan hal seperti ini? Tidak. Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali radhiyallahu 'anhum? Tidak. Pada masa Umayyah pun tidak ada — kemudian orang-orang Fatimiyah memulainya di Mesir. Meskipun Shalahuddin Al-Ayyubi rahimahullah mengakhiri kekuasaan mereka, sebagian kebiasaan tetap tersisa.
Para sahabat lebih mencintai Nabi ﷺ daripada kita — ketika mereka sendiri tidak melakukannya, berarti ini bukan bagian dari cinta kepada beliau. Beliau bersabda bahwa tidak ada satu pintu kebaikan pun yang tidak beliau tunjukkan kepada umatnya.
Dalil — cara beliau sendiri mengenang hari itu
سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ فَقَالَ: ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ، وَيَوْمٌ بُعِثْتُ فِيهِ
Ketika Nabi ﷺ ditanya tentang puasa hari Senin, beliau bersabda — pada hari ini aku dilahirkan, dan pada hari ini pula aku diutus menjadi nabi. (Sahih Muslim)
Beliau mengenang hari kelahirannya sendiri dengan berpuasa setiap pekan — bukan dengan acara satu hari dalam setahun. Amalan diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis, karena itu puasa pada kedua hari ini hukumnya sunah.
Yang Perlu Dilakukan
- Ungkapkan cinta kepada Nabi dengan mengikuti sunah — dengan berpuasa pada hari Senin.
- Bacalah dan perdengarkan sirah sepanjang tahun, tanpa membatasinya pada satu hari.
- Sebelum melakukan ibadah apa pun, periksalah — apakah Nabi ﷺ atau Khulafaur Rasyidin melakukannya atau tidak.
- Bicaralah dengan bahasa yang lembut kepada orang-orang yang melakukannya, bukan dengan bertengkar.
Kursus Ruqyah Bulanan
★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi tersendiri untuk setiap masalah yang berbeda ★ Bagian panduan serta tanya jawab di setiap sesi
Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session di pesan — saya akan mengirimkan tautan formulirnya, insya Allah.
Sumber: Disarikan dari pembahasan Syekh Wahid Abdussalam Bali
Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center
Baca juga
Sihir Diperbarui Saat Kita Tidur?
Sering bermimpi makan dan minum? Bangun tidur badan terasa remuk? Hari ini Anda akan belajar amalan untuk menutup pintu tersembunyi tempat masuknya gangguan itu, insya Allah.
Ayat yang Jika Dibaca 7 Kali Membuat Waswas "Membeku"
Waswas yang berulang setiap hari, pikiran negatif, dan hambatan yang terus datang dalam pekerjaan — hari ini Anda akan belajar cara menghentikannya dengan sebuah amalan pagi hanya 2 menit, insya Allah.
Program Perlindungan Rahasia Surah Al-Baqarah
Syekh berkata — siapa yang istikamah dengan amalan ini, sebanyak apa pun sihir dilakukan dan sedekat apa pun tukang sihir itu — bahaya tidak akan menyentuhnya, insya Allah. Perlindungan bagi seluruh anggota rumah.