Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

Ruqyah

Siapakah Khawarij, dan Bagaimana Mengenalinya?

Syekh Bali menjelaskan sejarahnya — sebuah kelompok yang keluar dari barisan Ali radhiyallahu 'anhu, yang ciri paling jelasnya adalah takfir karena dosa besar.

Ruqyahakidahtobatilmu
Isi artikel
  1. Bagaimana Pertanyaan Itu Muncul
  2. Jawaban Syekh
  3. Dalil — Mereka yang Sunnahnya Diperintahkan untuk Dipegang Erat
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syekh Bali menjelaskan sejarahnya — sebuah kelompok yang keluar dari barisan Ali radhiyallahu 'anhu, yang ciri paling jelasnya adalah takfir karena dosa besar.

Bagaimana Pertanyaan Itu Muncul

Hanya karena satu komentar, seseorang bisa menjadi kafir — pemandangan ini kini sangat akrab.

Begitu mendengar seseorang terjerumus dalam dosa, vonis langsung keluar — dia sudah keluar dari Islam.

Sambil terus menjatuhkan vonis ini, salat berjamaah terlewat, masjid pun ditinggalkan; pada akhirnya terpisah dari kaum muslimin.

Pertanyaan itu sampai kepada Syekh Bali — Siapakah sebenarnya Khawarij, dan bagaimana mereka muncul?

Jawaban Syekh

Jika Anda melihat seseorang mengafirkan orang lain karena dosa, ketahuilah — ini adalah pemikiran Khawarij.

Mereka keluar dari barisan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu, mengafirkan para sahabat dan juga Ali radhiyallahu 'anhu, lalu memerangi mereka. Dari sanalah kemudian paham Khawarij berdiri.

Ciri-ciri mereka — berzina berarti kafir, minum khamar berarti kafir, durhaka kepada orang tua berarti kafir. Mereka tidak salat di masjid kaum muslimin maupun salat Jumat, karena mereka menganggap imamnya kafir.

Dalil — Mereka yang Sunnahnya Diperintahkan untuk Dipegang Erat

عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ مِنْ بَعْدِي، عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ

Berpegang eratlah kalian pada sunahku dan sunah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk sesudahku; gigitlah dengan gigi geraham. (Sunan Abu Daud dan Jami' at-Tirmidzi)

Mereka berkata, ‘Hukum itu hanya milik Allah’ — padahal Allah sendiri dalam ayat nomor 95 Surah Al-Ma'idah menyerahkan keputusan kepada dua orang yang adil. Dengan jawaban Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu inilah sepertiga dari mereka kembali.

Yang Perlu Dilakukan

  1. Katakan dosa itu dosa, tetapi jangan mengafirkan pelaku dosa.
  2. Jangan tinggalkan jamaah dan Jumat kaum muslimin — perpecahan adalah jalan Khawarij.
  3. Pahami ayat bukan menurut pemahaman sendiri, tetapi sesuai penjelasan para ulama.
  4. Jika harus meluruskan kesalahan, lakukanlah dengan dalil dan adab seperti Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis seharga 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan konsultasi bersama raqi dalam grup ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk masalah yang berbeda-beda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syekh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga