Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Apakah Ibu merasakan bahwa aku datang?

Pendapat yang dikuatkan Syaikh Bali — orang yang telah meninggal tidak merasakan ziarah, karena tidak ada dalil yang mendukungnya. Tetapi manfaat sebenarnya dari ziarah itu adalah untuk orang yang masih hidup.

ruqyahziarah kuburhak ibu dan ayahdoa
Isi artikel
  1. Bagaimana pertanyaan ini muncul
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — apa sebab ziarah
  4. Yang perlu dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Pendapat yang dikuatkan Syaikh Bali — orang yang telah meninggal tidak merasakan ziarah, karena tidak ada dalil yang mendukungnya. Tetapi manfaat sebenarnya dari ziarah itu adalah untuk orang yang masih hidup.

Bagaimana pertanyaan ini muncul

Ibunya telah tiada. Setiap pekan sang putri datang berdiri di samping kuburan, berbicara, dan menangis.

Ada harapan yang tumbuh di hati — pasti Ibu merasakannya, pasti Ibu mendapat sedikit ketenangan.

Ada pula orang yang berkata, jika tidak datang, beliau akan tersiksa. Maka ziarah pun bergeser dari rasa cinta menjadi berdiri di atas rasa takut.

Pertanyaan ini sampai kepada Syaikh Bali — Benarkah beliau senang dengan ziarah kami? Dan amalan apa yang sampai kepada beliau?

Jawaban Syaikh

Manfaat ziarah kubur adalah untuk orang yang hidup — manfaat bagi orang yang telah meninggal ada pada doa.

Para ulama berbeda pendapat; Syaikh menguatkan pendapat kedua — orang yang telah meninggal tidak merasakan ziarah, karena tidak ada dalil yang mendukungnya. Nabi ﷺ menyebutkan sebab ziarah, yaitu mengingatkan pada akhirat.

Doa untuk orang yang telah meninggal, di rumah, di masjid, atau di samping kubur — bagi mereka semuanya sama. Bahkan doa yang dipanjatkan saat sujud, di antara azan dan iqamah, atau ketika berpuasa lebih utama daripada pergi ke kubur.

Dalil — apa sebab ziarah

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ، أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الْآخِرَةَ

Dahulu aku melarang kalian dari ziarah kubur; ketahuilah, sekarang berziarahlah — karena ia mengingatkan kalian pada akhirat. (Sahih Muslim)

Beliau tidak bersabda, ‘Berziarahlah, karena ia bermanfaat bagi orang yang telah meninggal’ — beliau bersabda bahwa ia mengingatkan kalian pada akhirat. Dan waktu doa yang paling layak dikabulkan adalah saat sujud dan di antara azan dan iqamah.

Yang perlu dilakukan

  1. Berdoalah untuk ibu dan ayah dalam sujud — saat itulah seorang hamba paling dekat dengan Rabbnya.
  2. Berdoalah untuk mereka di antara azan dan iqamah, dan juga ketika berpuasa.
  3. Usahakan sedekah atas nama mereka, pelunasan utang, atau puasa mereka yang masih tersisa.
  4. Jika pergi ke kubur, ambillah nasihat untuk diri sendiri; bagi perempuan, jangan sering-sering pergi.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi terpisah untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan konsultasi grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk setiap masalah yang berbeda ★ Segmen panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga