Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program ruqyah

ruqyah

Anak berbohong? Hilangkan rasa takutnya akan hukuman

Terapi yang diberikan Syaikh Bali begitu sederhana sehingga banyak orang pada mulanya tidak mau memercayainya — buatlah anak merasa aman dari hukuman.

ruqyahmengasuh anakkejujurankeluarga
Isi artikel
  1. Pemandangan yang sudah akrab
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — perintah untuk berkata benar
  4. Yang perlu dilakukan
  5. Kursus ruqyah bulanan

Terapi yang diberikan Syaikh Bali begitu sederhana sehingga banyak orang pada mulanya tidak mau memercayainya — buatlah anak merasa aman dari hukuman.

Pemandangan yang sudah akrab

Terdengar suara kaca pecah di dapur. Ibu datang dan bertanya — siapa yang memecahkannya? Wajah mungil itu menggeleng — bukan aku.

Padahal sebenarnya dialah yang memecahkannya. Tetapi ingatan akan omelan dan pukulan sebelumnya telah merampas kebenaran dari mulutnya.

Begitulah hari demi hari. Ayah dan ibu pun cemas — anak ini mulai belajar berbohong, lalu apa yang harus dilakukan sekarang?

Jawaban Syaikh Bali bukan tentang hukuman bagi kebohongan — melainkan tentang dari mana rasa takut itu datang.

Jawaban Syaikh

Obat bagi kebohongan anak hanya satu — membuatnya aman dari rasa takut akan hukuman.

Jika ditanya, “Siapa yang memecahkan?” lalu ia menjawab, “Aku yang memecahkannya,” katakanlah: Kamu sudah berkata jujur, jadi Ibu tidak akan menghukummu. Hanya saja lain kali peganglah dengan lebih hati-hati, jangan sampai pecah. Jika rasa takut akan hukuman telah hilang, berkata jujur akan menjadi kebiasaannya.

Langkah kedua — perdengarkan berulang kali kepadanya hadis-hadis tentang keutamaan kejujuran dan celaan terhadap dusta. Bukan sekali, melainkan berulang kali, sampai maknanya tertanam di pikiran dan hatinya.

Dalil — perintah untuk berkata benar

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَقُولُوا۟ قَوْلًۭا سَدِيدًۭا

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, (Surah Al-Ahzaab 33:70 — Indonesian Islamic Affairs Ministry)

Nabi ﷺ bersabda — seseorang senantiasa berkata jujur dan mencari kebenaran, hingga di sisi Allah ia ditulis sebagai siddiq; dan seseorang terus berdusta hingga di sisi Allah ia ditulis sebagai kadzdzab. (Sahih Bukhari 6094, Sahih Muslim 2607)

Yang perlu dilakukan

  1. Katakan lebih dahulu — jika berkata jujur, tidak ada hukuman; lalu tepatilah ucapan itu.
  2. Pujilah kejujurannya, bukan kesalahannya; kesalahannya dijelaskan kemudian dengan bahasa yang lembut.
  3. Perdengarkan hadis-hadis tentang kejujuran dan dusta berulang kali — bukan sekali saja, tetapi hari demi hari.
  4. Katakan — jika jujur, di surga kamu akan bersama para siddiqin dan para syuhada.

Kursus ruqyah bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis seharga 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam kelompok bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara laki-laki dan perempuan ★ Sesi tersendiri untuk masalah yang berbeda-beda ★ Segmen panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session di pesan — insya Allah saya akan mengirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Pusat Penyembuhan Ruqyah Al-Qur'an

Baca juga