ruqyah
Lima Wasiat di Ranjang Kematian
Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu pernah menyampaikan lima hal kepada putranya, Abdurrahman. Syaikh Bali berkata — kelima hal ini saja sudah cukup untuk seumur hidup.
Isi artikel
Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu pernah menyampaikan lima hal kepada putranya, Abdurrahman. Syaikh Bali berkata — kelima hal ini saja sudah cukup untuk seumur hidup.
Lima Wasiat
Asy-Sya'bi rahimahullah meriwayatkan dari Abdurrahman — ketika ajal ayahnya, Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, sudah dekat, beliau mengumpulkan anak-anaknya, lalu berkata:
- Berputus asalah dari apa yang ada pada manusia — itulah kekayaan yang kontan
- Tinggalkanlah meminta kebutuhan kepada manusia — itulah kemiskinan yang kontan
- Jangan melakukan perbuatan yang kelak harus kamu mintakan maaf
- Jika mampu, jadilah orang yang setiap harinya lebih baik daripada kemarin
- Kerjakan setiap salat seperti salat perpisahan
Penjelasan Syaikh
Menadahkan tangan kepada manusia itu berarti kemiskinan yang kontan; dan melepaskan harapan dari manusia itulah kekayaan yang kontan.
Syaikh berkata, jangan menggantungkan hati kepada harta orang kaya, kekuatan orang yang kuat, atau kekuasaan orang yang berkuasa. Gantungkanlah hati kepada Raja di atas segala raja. Apa pun yang Anda butuhkan, katakanlah kepada-Nya saja — Ya Rabb.
Betapa banyak orang miskin sebenarnya kaya, karena ia puas dengan bagian yang Allah tetapkan untuknya; dan betapa banyak orang kaya sebenarnya fakir, karena yang ada padanya hanyalah "aku mau lebih".
Dalil — meminta itu hanya kepada satu pihak saja
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ
Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." (Surah Ghafir 40:60 — Indonesian Islamic Affairs Ministry; terjemahan ayat secara lengkap)
Wasiat kelima adalah yang paling berat — setiap salat hendaknya seperti salat terakhir. Imam Syafi'i rahimahullah berkata, saat mengucapkan "Allahu Akbar", aku melemparkan dunia ke belakang punggungku.
Yang Perlu Dilakukan
- Jika ada kebutuhan, sampaikan dahulu kepada Allah — Ya Rabb; baru kemudian ke pintu manusia.
- Untuk perkataan atau perbuatan yang kelak harus Anda mintakan maaf, berhentilah sebelum mengucapkannya.
- Tambahlah sedikit setiap hari — apa yang kemarin Anda lakukan, hari ini lebihkan sedikit.
- Kerjakan setiap salat seperti salat perpisahan — seolah-olah inilah yang terakhir.
Kursus Ruqyah Bulanan
★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi tersendiri untuk setiap masalah yang berbeda ★ Bagian panduan serta tanya jawab di setiap sesi
Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.
Sumber: disusun berdasarkan ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali
Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center
Baca juga
Sihir Diperbarui Saat Kita Tidur?
Sering bermimpi makan dan minum? Bangun tidur badan terasa remuk? Hari ini Anda akan belajar amalan untuk menutup pintu tersembunyi tempat masuknya gangguan itu, insya Allah.
Ayat yang Jika Dibaca 7 Kali Membuat Waswas "Membeku"
Waswas yang berulang setiap hari, pikiran negatif, dan hambatan yang terus datang dalam pekerjaan — hari ini Anda akan belajar cara menghentikannya dengan sebuah amalan pagi hanya 2 menit, insya Allah.
Program Perlindungan Rahasia Surah Al-Baqarah
Syekh berkata — siapa yang istikamah dengan amalan ini, sebanyak apa pun sihir dilakukan dan sedekat apa pun tukang sihir itu — bahaya tidak akan menyentuhnya, insya Allah. Perlindungan bagi seluruh anggota rumah.