Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Sihir Terurai dengan Empat Amalan

Pertanyaan itu datang kepada Syaikh Wahid Abdussalam Bali dari seorang suami yang lelah. Dalam jawabannya tidak ada nama dukun mana pun — hanya empat amalan sederhana di rumah.

ruqyahsihirAyat Kursiruqyah mandiri
Isi artikel
  1. Bagaimana Pertanyaan Itu Datang
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Akhir Nasib Tukang Sihir
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Pertanyaan itu datang kepada Syaikh Wahid Abdussalam Bali dari seorang suami yang lelah. Dalam jawabannya tidak ada nama dukun mana pun — hanya empat amalan sederhana di rumah.

Bagaimana Pertanyaan Itu Datang

Seorang muallij didatangkan ke rumah. Begitu melihat, ia langsung memutuskan — istri terkena sihir lama, katanya dilakukan lagi dengan yang baru setiap tahun; di dalam perutnya ada simpul yang diikat.

Perintah pun datang — minyak zaitun saat perut kosong, dan air yang telah dibacakan Al-Mu'awwidzat. Sang suami melakukannya persis seperti itu, hari demi hari.

Namun sakit perutnya tidak berkurang, malah terus bertambah. Sebuah ketakutan mengendap di dalam rumah — jika setiap tahun diperbarui, di mana akhirnya?

Maka pertanyaan itu pun diajukan kepada Syaikh dalam dua bagian — apakah yang dilakukan itu sudah benar? Dan apakah perlu berobat ke dokter?

Jawaban Syaikh

Pengobatan sihir itu mudah, dan masih dalam batas kemampuan — Al-Mu'awwidzat dan Ayat Kursi; untuk itu tidak diperlukan muallij.

Namun sebelum itu, periksakan ke dokter — penyakit perut itu bisa jadi tidak ada hubungannya dengan sihir. Setelah itu, empat amalan: salat lima waktu tepat pada waktunya, terutama Subuh; zikir pagi dan petang; membaca Ayat Kursi setengah jam setiap hari; dan mendengarkannya setengah jam.

Dalil — Akhir Nasib Tukang Sihir

وَأَلْقِ مَا فِى يَمِينِكَ تَلْقَفْ مَا صَنَعُوٓا۟ ۖ إِنَّمَا صَنَعُوا۟ كَيْدُ سَٰحِرٍۢ ۖ وَلَا يُفْلِحُ ٱلسَّاحِرُ حَيْثُ أَتَىٰ

Dan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka). Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun ia datang." (Surah Taa-Haa 20:69 — Indonesian Islamic Affairs Ministry)

Tentang Ayat Kursi, Nabi ﷺ bersabda — Jika engkau membacanya pada malam hari, akan ada penjaga dari Allah bersamamu hingga pagi, dan setan tidak dapat mendekatimu. (Sahih Bukhari 2311)

Yang Perlu Dilakukan

  1. Jika ada keluhan di perut atau tubuh, periksakan ke dokter terlebih dahulu — tidak semua penyakit itu sihir.
  2. Salat lima waktu tepat pada waktunya, terutama Subuh; disertai zikir pagi dan petang.
  3. Bacalah Ayat Kursi setengah jam setiap hari, dan dengarkan dengan saksama setengah jam.
  4. Teruskan selama dua-tiga pekan atau satu bulan — hingga gejalanya benar-benar hilang.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi secara berkelompok dengan raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk masalah yang berbeda-beda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari pembahasan Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Pusat Penyembuhan Ruqyah Al-Qur'an

Baca juga