Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Ruh Pun Butuh Makanan

Syaikh Bali berkata — ruh harus diberi makan, kalau tidak ia akan lemah tak bertenaga. Dan ia hanya punya satu makanan: zikir kepada Allah.

ruqyahzikirdoapenyucian diri
Isi artikel
  1. Keadaannya Seperti Ini
  2. Jawaban Sang Syaikh
  3. Dalil — Dengan Apa Hati Menjadi Tenang
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali berkata — ruh harus diberi makan, kalau tidak ia akan lemah tak bertenaga. Dan ia hanya punya satu makanan: zikir kepada Allah.

Keadaannya Seperti Ini

Anda salat, tetapi tidak ada yang bergerak di dalam. Anda membuka Al-Qur'an, mata berjalan, tetapi hati tidak ikut berjalan. Ada rasa keras dan kering di dalam dada.

Seorang laki-laki datang kepada Hasan Al-Basri rahimahullah dan berkata — saya merasakan kekerasan di dalam hati saya. Beliau menjawab, hilangkanlah itu dengan zikir kepada Allah.

Di sinilah Syaikh Bali mengangkat pembicaraan — sebagaimana tubuh menjadi lemah bila makanannya dihentikan, begitu pula bagian dalam diri padam bila makanan ruh dihentikan.

Lalu apa sebenarnya makanan ruh itu?

Jawaban Sang Syaikh

Makanan ruh hanya satu — zikir kepada Allah. Mengingat dengan lisan, dan merasakan dengan hati.

Zikir bukan hanya tasbih — istigfar, selawat atas Nabi ﷺ, doa, salat, tilawah Al-Qur'an, menuntut ilmu, dakwah, memerintahkan yang baik dan melarang yang mungkar — semuanya termasuk dalam zikir.

Dalil — Dengan Apa Hati Menjadi Tenang

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. (Surah Ar-Ra'd 13:28 — Indonesian Islamic Affairs Ministry)

Nabi ﷺ telah mengajarkan — barang siapa dalam sehari mengucapkan “La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah…” sebanyak 100 kali, maka itu menjadi perisai baginya dari setan hingga sore hari itu. (Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

Yang Perlu Dilakukan

  1. Tetapkan wirid harian untuk diri Anda — tuliskan jumlahnya.
  2. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, La ilaha illallah, istigfar, selawat.
  3. Bersamaan dengan bergeraknya lisan, gerakkan pula hati — bukan kata-kata hafalan, ucapkanlah dengan merasakannya.
  4. Bila merasakan kekerasan dalam hati, perbanyaklah zikir — inilah obat dari Hasan Al-Basri rahimahullah.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis seharga 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi secara berkelompok dengan raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi tersendiri untuk masing-masing masalah ★ Di setiap sesi ada bagian panduan serta tanya jawab

Hadiah kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session lewat pesan — insya Allah saya akan kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: disusun berdasarkan ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga