Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Tiga Hal yang Ditinggalkan Sendiri oleh Syaikh

Syaikh Bali sendiri telah kembali dari tiga praktik ruqyah yang sudah umum dikenal — namun beliau tidak mengingkari orang-orang yang melakukannya. Adabnya ada di sini.

ruqyahadab raqisunahruqyah mandiri
Isi artikel
  1. Bagaimana Pertanyaan Itu Muncul
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Tolok Ukur Amalan
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Syaikh Bali sendiri telah kembali dari tiga praktik ruqyah yang sudah umum dikenal — namun beliau tidak mengingkari orang-orang yang melakukannya. Adabnya ada di sini.

Bagaimana Pertanyaan Itu Muncul

Pertanyaan itu diajukan secara langsung — dalam bab ruqyah, hal-hal apa saja yang telah Anda rujuk kembali (tinggalkan)? Apakah membacakan pada air termasuk salah satunya?

Sebab di sekitar kita semua ini sudah dianggap biasa — membaca ayat dengan hitungan jumlah tertentu, menginterogasi jin panjang lebar, dan air yang telah dibacakan ruqyah berbotol-botol.

Orang mengeluarkan waktu dan uang untuk semua itu; lalu setelah lelah, ia berpikir — mengapa tidak ada yang berhasil untukku?

Menjawabnya, Syaikh menyebutkan tiga hal yang beliau sendiri telah tinggalkan.

Jawaban Syaikh

Tiga hal — mengulang ayat dalam jumlah tertentu, berbicara panjang dengan jin, dan membacakan pada air.

Mengenai membacakan pada air, alasan beliau jelas — hal itu tidak terbukti dari Nabi ﷺ, dan beliau juga tidak mengetahui adanya sahabat yang melakukannya. Adapun berbicara dengan jin, tidak lebih dari yang diperlukan; hanya sebatas yang dibutuhkan.

Dalil — Tolok Ukur Amalan

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Barang siapa melakukan suatu amalan yang tidak ada perintah kami padanya, maka amalan itu tertolak. (Sahih Muslim 1718)

Meski begitu, perhatikan adab Syaikh — ulama seperti Ibnu Taimiyah dan Imam Ahmad rahimahumallah telah menyebutkan tentang membacakan pada air; karena itu saya tidak melakukannya, tetapi saya juga tidak mengingkari orang yang melakukannya.

Yang Perlu Dilakukan

  1. “Ini 50 kali, itu 20 kali” — tinggalkan hitung-hitungan ini; yang terpenting adalah membaca dengan sepenuh hati.
  2. Jangan menginterogasi jin — sebatas yang diperlukan, hanya sebatas itu.
  3. Lakukan ruqyah untuk diri sendiri; Syaikh sendiri pun telah berhenti menangani pasien lebih dari 25 tahun yang lalu.
  4. Dalam perkara yang diperselisihkan, jangan menyalahkan siapa pun — pegang teguh adab ini.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk masalah yang berbeda-beda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session di pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Pusat Penyembuhan Ruqyah Al-Qur'an

Baca juga