Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

Ruqyah

Mengapa Saya Harus Ikut Merayakan Hari Raya Mereka?

Jawaban Syekh Bali — ucapan selamat itu sebenarnya adalah dukungan terhadap sebuah akidah, dan akidah itu telah didustakan oleh Al-Qur'an sendiri.

RuqyahakidahtauhidIsa 'alaihissalam
Isi artikel
  1. Bagaimana Pertanyaan Ini Muncul
  2. Jawaban Syekh
  3. Dalil — Hukum Meniru
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Jawaban Syekh Bali — ucapan selamat itu sebenarnya adalah dukungan terhadap sebuah akidah, dan akidah itu telah didustakan oleh Al-Qur'an sendiri.

Bagaimana Pertanyaan Ini Muncul

Bagi seorang Muslim yang tinggal di negeri non-Muslim, hari-hari itu terasa berat — di sekeliling ada lampu, kartu, dan ucapan selamat.

Rekan kerja berkata sambil tersenyum, "Aku juga ingin mendapat ucapan selamat darimu."

Terasa seakan jika tidak mengucapkannya, hubungan akan rusak dan diri sendiri akan terkesan kasar. Maka sebuah kalimat pun terlontar dari mulut.

Pertanyaan itu sampai kepada Syekh — bagaimana cara menyadarkan orang-orang tentang hal ini?

Jawaban Syekh

Hari raya kita ada dua — Idulfitri dan Iduladha. Selain itu, tidak ada hari raya keagamaan yang menjadi milik kita.

Nabi ﷺ bersabda, janganlah meniru Yahudi dan Nasrani; dan barang siapa meniru suatu kaum, ia termasuk salah seorang dari mereka. (Sunan Abu Dawud, sanad hasan)

Di sini Syekh secara khusus mengangkat soal 'Idul Qiyamah' milik kaum Nasrani — keyakinan mereka bahwa Isa 'alaihissalam dibunuh dan disalib, lalu dihidupkan kembali. Keyakinan ini didustakan langsung oleh Al-Qur'an.

Dalil — Hukum Meniru

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Barang siapa meniru suatu kaum, ia termasuk golongan mereka. (Sunan Abu Dawud 4031 — sanad hasan)

Al-Qur'an berfirman — Mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya; tetapi urusan itu dibuat samar bagi mereka. (Surah An-Nisa, ayat 157)

Yang Perlu Dilakukan

  1. Hindarilah mengucapkan selamat dan ikut serta dalam perayaan keagamaan mereka — ini menyangkut soal akidah.
  2. Jadikanlah kedua hari raya kita sendiri penuh kegembiraan di rumah dan keluarga.
  3. Teruslah berbuat baik kepada tetangga dan rekan kerja — bersikap kasar bukanlah sunah.
  4. Ajarkan kepada anak-anak penjelasan Al-Qur'an tentang Isa 'alaihissalam.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi tersendiri untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis seharga 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi secara berkelompok dengan raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara dan saudari ★ Sesi terpisah untuk masalah yang berbeda-beda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulis Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: disusun berdasarkan ceramah Syekh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga