Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program ruqyah

ruqyah

3 tempat di rumah yang membuat qarin-setan mendapat kekuatan

Bagi mereka yang menderita akibat mass atau penguasaan qarin — ada beberapa kebiasaan di tempat-tempat tertentu di dalam rumah yang menambah penderitaan mereka dan menunda kesembuhan (syifa). Kenali ketiga tempat ini, insya Allah.

ruqyahqarinmassruqyah mandiri
3 tempat di rumah yang membuat qarin-setan mendapat kekuatan
Isi artikel
  1. Pahami dulu kerangkanya
  2. Tempat ke-1 — kamar mandi, terutama pada malam hari
  3. Tempat ke-2 — cermin, terutama pada malam hari
  4. Tempat ke-3 — kegelapan pekat

Bagi mereka yang menderita akibat mass atau penguasaan qarin — ada beberapa kebiasaan di tempat-tempat tertentu di dalam rumah yang menambah penderitaan mereka dan menunda kesembuhan (syifa). Kenali ketiga tempat ini, insya Allah.

Pahami dulu kerangkanya

Syaikh menegaskan sejak awal — ini bukan aturan umum untuk semua orang.

Pembahasan ini ditujukan bagi mereka yang menderita mass, penguasaan qarin, atau kelelahan rohani yang berat — terutama yang sedang menjalani program pengobatan.

Dan perhatikan — masalahnya bukan pada tempatnya sendiri; masalahnya adalah gabungan tempat + kondisi kejiwaan Anda.

Kesembuhan (syifa) bukan hanya melalui program ruqyah — tetapi juga dengan menutup pintu-pintu yang membuat penderitaan itu mendapat kekuatan, insya Allah.

Tempat ke-1 — kamar mandi, terutama pada malam hari

Masuk ke sana bukanlah masalah — masalahnya adalah kondisi kejiwaan di dalam. Jika masuk dengan rasa takut, bersedih, sambil menangis, atau dalam kekalutan pikiran — dan berlama-lama di sana — qarin atau mass mendapat kesempatan dan kekuatan.

  1. Persingkat waktu di kamar mandi — sebisa mungkin.
  2. Jangan masuk dalam keadaan lemah dan terpuruk; berhati-hatilah terutama pada malam hari.
  3. Jagalah doa masuk dan keluar kamar mandi yang diajarkan sunnah.

Tempat ke-2 — cermin, terutama pada malam hari

Cermin bukan sekadar kaca — menatapnya dalam waktu lama berarti pandangan dan pikiran terpaku secara berlebihan. Menatap diri sendiri lama-lama pada malam hari membuka pintu waswas, menakut-nakuti, dan isyarat-isyarat — menurut penjelasan Syaikh.

  1. Hentikan menatap cermin lama-lama pada malam hari; jangan menjadikannya kebiasaan harian.
  2. Jika ada cermin di kamar tidur — sebaiknya ditutup pada malam hari/saat tidur.
  3. Selama masa pengobatan, jauhilah cermin sebisa mungkin.

Tempat ke-3 — kegelapan pekat

Kegelapan itu sendiri tidak bersalah. Namun bagi orang yang terkena gangguan, kegelapan pekat menjadi suasana yang menakutkan — merasa ada sesuatu di belakang, rasa takut tanpa sebab. Dan rasa takut adalah santapan qarin dan mass.

  1. Jangan tidur dalam kegelapan pekat — pasanglah lampu yang redup.
  2. Saat memasuki ruangan yang sangat gelap — masuklah dengan mengucapkan Bismillah dan zikir kepada Allah, lalu nyalakan lampu.
  3. Jangan memberi kesempatan pada rasa takut.

Jika Anda menghindari ketiga hal ini + tetap menjalani program pengobatan yang benar — Anda akan melihat sendiri perbedaannya, insya Allah.


Sumber: Syaikh Fawaz Al-Aswad (Madinatul Ilm)

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al-Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga