Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Program Ruqyah

ruqyah

Sihir Telah Terputus — Hanya Ada Satu Tanda untuk Mengetahuinya

Banyak orang bertahun-tahun mengira "sihirnya masih ada" — padahal sihir itu sudah lama runtuh; yang tersisa hanyalah rasa takut, waswas, dan kabut keliru dalam mengaitkan sebab. Hari ini kabut itu akan sirna, insya Allah.

ruqyahsihirwaswaskesembuhan
Sihir Telah Terputus — Hanya Ada Satu Tanda untuk Mengetahuinya
Isi artikel
  1. Pegang dulu prinsip dasarnya
  2. Satu tanda itu
  3. "Tapi saya masih merasa tidak enak!"
  4. Lalu, apa yang harus dilakukan setelah itu?

Banyak orang bertahun-tahun mengira "sihirnya masih ada" — padahal sihir itu sudah lama runtuh; yang tersisa hanyalah rasa takut, waswas, dan kabut keliru dalam mengaitkan sebab. Hari ini kabut itu akan sirna, insya Allah.

Pegang dulu prinsip dasarnya

"Sihir itu spesifik, 'ain itu menyebar luas"

  • Sihir memang dibuat dengan sasaran tertentu — menghalangi pernikahan, memisahkan suami istri, menutup rezeki, mendatangkan penyakit atau menghalangi kesembuhan, menghalangi perjalanan, pendidikan, atau pekerjaan
  • 'Ain dan hasad menyebar ke seluruh kehidupan — begitu terkena satu, tubuh menjadi "terbuka", dan 'ain demi 'ain terus menumpuk: kelelahan, kelesuan, dan masalah-masalah yang datang silih berganti

Sihir punya satu tugas. Dan jika ada tugas, tugas itu bisa saja gagal.

Satu tanda itu

Terlaksananya urusan yang selama ini ditahan oleh sihir.

  • Dulu ada sihir penghalang pernikahan — setelah ruqyah, doa, dan sedekah, pernikahan pun terlaksana
  • Dulu ada sihir penghalang pekerjaan — proyek yang tersendat itu pun berhasil
  • Perjalanan, kesembuhan, pekerjaan, ujian, rezeki — apa pun yang tadinya terhalang, kini terbuka

Ketika sasaran yang menjadi tujuan dibuatnya sihir itu gagal — seluruh sistemnya telah runtuh. Terlaksananya urusan yang tadinya tertahan adalah pertanda runtuhnya sihir, insya Allah.

"Tapi saya masih merasa tidak enak!"

Ya — setelah sihir terputus, masih bisa tersisa: rasa takut lama, waswas, kelelahan mental; dalam beberapa kasus, mass (sentuhan jin) atau gangguan qarin yang berlebihan.

Tetapi sihir yang menahan sasaran itu sudah berakhir. Sihir bukan sosok yang tak terkalahkan; ia punya satu tugas, dan ketika gagal menjalankannya, ia pun jatuh.

Waspadalah — setan-setan pelayan sihir, bahkan setelah sihir runtuh, ingin menampakkan ilusi "masih ada"; agar Anda tetap hancur oleh rasa takut dan mengaitkan setiap masalah dengan sihir. Bahkan setelah menikah, bahkan setelah berhasil, "pasti masih ada yang tersisa" — jangan terjebak dalam perangkap ini.

Lalu, apa yang harus dilakukan setelah itu?

  1. Teruskan perlindungan — seorang mukmin senantiasa mencari perlindungan: zikir pagi dan petang, Surah Al-Baqarah, Ayat Kursi, istigfar, salat.
  2. Perbedaannya hanya satu — carilah perlindungan dengan hati yang tenang, bukan dengan cemas.
  3. Keluarlah dari "kecanduan perasaan sebagai korban" — sebagian orang tidak mau percaya meski sihir telah terputus, karena pikiran "saya terkena sihir" sudah menjadi kebiasaan.
  4. Tanyakan pada diri sendiri: sudahkah urusan yang tertahan itu terlaksana? Jika sudah, ucapkanlah — alhamdulillah, sihir telah gagal, sistemnya telah berakhir, insya Allah.

Sumber: Syekh Fawaz Al-Aswad (Madinatul 'Ilm)

Terjemahan dan penyusunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Al Qur'an Ruqyah Healing Center

Baca juga