Artikel ini disusun oleh Raqi Faisal Ahmed Sabit. Jika Anda menemukan kesalahan, silakan kirim pesan (DM) kepada kami melalui WhatsApp +880 1886-608999. Baca naskah asli berbahasa Bengali → Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry.

← Seri Syaikh Bali

ruqyah

Apakah Saya Pergi ke Raqi, atau Membaca Sendiri?

Ada yang berkata, "Cari raqi yang baik," ada pula yang berkata, "Bacalah sendiri." Jawaban Syaikh Bali — yang utama adalah melakukan ruqyah untuk diri sendiri; namun tidak mengapa pula jika pergi kepada orang lain.

ruqyahtawakalruqyah mandiripertanyaan seputar ruqyah
Isi artikel
  1. Bagaimana Pertanyaan Ini Muncul
  2. Jawaban Syaikh
  3. Dalil — Mereka yang Masuk Surga Tanpa Hisab
  4. Yang Perlu Dilakukan
  5. Kursus Ruqyah Bulanan

Ada yang berkata, "Cari raqi yang baik," ada pula yang berkata, "Bacalah sendiri." Jawaban Syaikh Bali — yang utama adalah melakukan ruqyah untuk diri sendiri; namun tidak mengapa pula jika pergi kepada orang lain.

Bagaimana Pertanyaan Ini Muncul

Sebuah pikiran terus berputar di dalam kepala. Merusak tidur, membuat hati tidak khusyuk dalam salat, dan menarik perhatian di tengah pekerjaan.

Seseorang berkata, "Cari raqi yang baik, ambil nomor antrean." Yang lain berkata, "Jangan pergi ke siapa pun, bacalah sendiri."

Di tengah-tengah itu, orang tersebut terombang-ambing. Waktu berlalu, uang habis, dan rasa sakit di dalam tetap seperti semula.

Maka pertanyaannya hanya satu — mana yang lebih utama?

Jawaban Syaikh

Yang utama adalah seseorang melakukan ruqyah untuk dirinya sendiri — dan tidak meminta ruqyah kepada orang lain itulah yang lebih diutamakan.

Ruqyah sama sekali bukan sesuatu yang sulit — Al-Mu'awwidzat beberapa kali, Surah Al-Fatihah beberapa kali, Ayat Kursi beberapa kali; pada pagi dan petang. Lanjutkan selama dua-tiga pekan, hingga Allah memberikan kesembuhan (syifa).

Dalil — Mereka yang Masuk Surga Tanpa Hisab

هُمُ الَّذِينَ لَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَتَطَيَّرُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Mereka adalah orang-orang yang tidak meminta (kepada orang lain) untuk diruqyah, tidak percaya pada pertanda buruk, dan hanya bertawakal kepada Tuhan mereka. (Shahih Bukhari 5705, Shahih Muslim 218)

Ini bukan berarti pergi kepada raqi itu terlarang — Nabi ﷺ sendiri meruqyah para sahabat, dan beliau pun pernah diruqyah. Perkataan ini menyangkut tingkatan tawakal yang tinggi; jika perlu, tentu saja mintalah bantuan.

Yang Perlu Dilakukan

  1. Bacalah sendiri pada pagi dan petang — Surah Al-Fatihah, Ayat Kursi, dan Al-Mu'awwidzat beberapa kali.
  2. Lanjutkan selama dua-tiga pekan — jangan menyerah dalam sehari-dua hari.
  3. Jika pikiran yang menyakitkan datang, kembalilah kepada zikir; jangan biarkan hati menetap pada pikiran itu.
  4. Jika perlu, mintalah bantuan raqi — namun sandaran harapan hanya kepada Allah.

Kursus Ruqyah Bulanan

★ 12 sesi ruqyah langsung ★ Video rekaman setiap sesi ★ Catatan sesi terpisah untuk setiap sesi ★ Paket diagnosis senilai 500 taka hanya 150 taka ★ Kesempatan berkonsultasi dalam grup bersama raqi ★ Grup Telegram tersendiri ★ Grup diskusi terpisah untuk saudara laki-laki dan perempuan ★ Sesi terpisah untuk setiap masalah yang berbeda ★ Bagian panduan dan tanya jawab di setiap sesi

Hadiah (biaya) kursus hanya 490 taka. Untuk bergabung, tulislah Session lewat pesan — insya Allah saya kirimkan tautan formulirnya.


Sumber: Disarikan dari pembahasan Syaikh Wahid Abdussalam Bali

Terjemahan dan susunan: Raqi Faisal Ahmed Sabit — Pusat Penyembuhan Ruqyah Al-Qur'an

Baca juga