بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
✦ ✦ ✦
Protokol Ruqyah
Panduan Ruqyah Ofensif
Ruqyah untuk Mengembalikan Sihir dan Kerusakan yang Dikirim Tukang Sihir ke Sumbernya
✦ ✦ ✦
Raqi Faisal Ahmed Sabit
Al Quranic Ruqyah Healing Center
Pendahuluan — untuk siapa protokol ini
Metode utama ruqyah ini: pertama menghantam sihir, kemudian mengirimkannya kembali kepada tukang sihir, dan terakhir melemahkan kekuatan tukang sihir. Amalan ini hanya dilakukan ketika sumber sihir atau kerusakan itu telah dipastikan dengan jelas, bukan dengan menuduh seseorang karena prasangka — siapa pelakunya adalah perkara gaib, hanya Allah yang mengetahuinya. Lakukan amalan ini dengan keyakinan dan kepercayaan penuh.
Gejala-gejala yang menandakan protokol ini dapat bermanfaat
- Menjadi korban sihir yang pasti, tetapi tidak mendapat respons dari ruqyah biasa
- Pengaruh sihir terasa berlangsung bertahun-tahun dan seolah terus diperbarui berulang kali
- Tidak mendapat penyelesaian meskipun sumber sihir sebenarnya diketahui (dengan pengakuan atau bukti yang jelas)
Catatan penting: Sebagian besar gejala di atas juga bisa disebabkan oleh hal-hal fisik atau psikologis yang biasa. Karena itu, lakukan terlebih dahulu pemeriksaan dan pengobatan yang diperlukan. Ruqyah berjalan berdampingan dengan pengobatan medis, bukan sebagai penggantinya. Jangan langsung memastikan adanya sihir atau gangguan jin hanya karena ada gejala yang cocok.
Terjemahan makna Al-Qur'an: Indonesian Islamic Affairs Ministry (melalui quran.com).
Doa pembuka
Berwudhulah dan duduk menghadap kiblat. Berniatlah: melalui kalam Allah, aku memohon kesembuhan hanya kepada Allah.
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Aku memulai dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun di langit dan di bumi yang dapat mendatangkan mudarat; Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Dibaca: 3 kali
Orang yang membaca doa ini pada pagi dan petang tidak akan ditimpa mudarat mendadak oleh sesuatu apa pun. (Tirmidzi 3388)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Terjemahan makna: Surah Al-Faatiha 1:1, Indonesian Islamic Affairs Ministry.
Dibaca: 19 kali
Sebelum memulai ruqyah, bacalah dengan memantapkan fokus dan niat.
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala keburukan makhluk ciptaan-Nya.
Dibaca: 3 kali
(Muslim 2708)
Awal serangan — mengembalikan sihir
Ulangi bagian "Wa lakinnallaha rama" sebanyak 10-20 kali atau lebih lama lagi. Tujuannya: mengembalikan panah yang dikirim tukang sihir kepadanya sendiri dengan izin Allah.
فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلٰكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلٰكِنَّ اللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِىَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَاءً حَسَنًا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ۱۷
Maka (sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, melainkan Allah yang membunuh mereka, dan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar, tetapi Allah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Dibaca: 10-20 kali
Niat: Bukan engkau yang melempar, melainkan Allah yang melempar — ayat untuk mengembalikan sihir ke sumbernya
Menutup tubuh dan lisan tukang sihir
Ulangi bagian "Al-yauma nakhtimu 'ala afwahihim" berkali-kali. Tujuannya: agar tukang sihir tidak lagi mampu mengucapkan kalimat kekufuran apa pun.
الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوٰهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ ۶۵
Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
Dibaca: Berkali-kali
Niat: Hari ini Kami akan mengunci mulut mereka — ayat untuk menutup lisan tukang sihir
Menghancurkan ikatan sihir
Bacalah bagian "Innallaha sayubthiluhu" dengan suara keras dan penuh tekanan, berkali-kali. Tujuannya: mencerai-beraikan simpul-simpul sihir yang ada di dalam tubuh.
فَلَمَّا أَلْقَوْا قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئْتُم بِهِ السِّحْرُ ۖ إِنَّ اللَّهَ سَيُبْطِلُهُۥ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِينَ ۸۱
Setelah mereka melemparkan, Musa berkata, "Apa yang kamu lakukan, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan kepalsuan sihir. Sungguh, Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang yang berbuat kerusakan.
Dibaca: Berkali-kali, dengan keras
Niat: Apa yang kamu bawa itu adalah sihir, sungguh Allah akan membatalkannya
Doa khusus — Panduan Ruqyah Ofensif
Doa-doa ini disusun khusus untuk masalah ini. Bacalah setelah selesai membaca ayat-ayat.
اللَّهُمَّ احْرِقْ كُلَّ سِحْرِ السَّاحِرِ عَلَى جَسَدِي
Ya Allah! Bakarlah seluruh sihir para tukang sihir yang ada di tubuhku dan di sumbernya.
Dibaca: 7 kali
بِسْمِ اللَّهِ يُبْطَلُ كُلُّ تَسَلُّطٍ عَلَى جَسَدِي
Dengan nama Allah — seluruh kekuasaan atas tubuhku dan di sumbernya telah dibatalkan.
Dibaca: 7 kali
اللَّهُمَّ بِقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ فُكَّ كُلَّ عُقْدَةٍ عُقِدَتْ عَلَى جَسَدِي
Ya Allah! Dengan kekuatan dan kuasa-Mu, lepaskanlah setiap simpul yang diikat pada tubuhku dan di sumbernya.
Dibaca: 7 kali
لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الْكَاذِبِينَ
Laknat Allah atas para pendusta.
Dibaca: Jika sudah pasti
Doa keburukan — hanya terhadap sumber kerusakan yang telah dipastikan, bukan karena prasangka.
لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى السَّاحِرِينَ
Laknat Allah atas para tukang sihir.
Dibaca: Jika sudah pasti
اللَّهُمَّ دَمِّرْهُمْ
Ya Allah, binasakanlah mereka.
Dibaca: Jika sudah pasti
Surah dan doa penutup
Akhiri setiap sesi dengan cara ini. Di akhir, tiupkan ke dalam air lalu minumlah.
1
Surah Al-Ikhlaas 112:1-4
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ۱ اللَّهُ الصَّمَدُ ۲ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ۳ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌ ۴
Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."
Dibaca: 3 kali
Niat: Meneguhkan hati dengan ikrar tauhid
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۱ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ۲ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۳ وَمِن شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ ۴ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ۵
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
Dibaca: 7 kali
Niat: Perlindungan dari sihir, hasad (dengki), dan keburukan malam
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۱ مَلِكِ النَّاسِ ۲ إِلٰهِ النَّاسِ ۳ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۴ الَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ النَّاسِ ۵ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ۶
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."
Dibaca: 7 kali
Niat: Perlindungan dari waswas (bisikan) manusia dan jin
أُعِيذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Aku menyerahkan perlindunganmu kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari setiap setan, binatang berbisa, dan dari setiap 'ain (pandangan mata jahat) yang membahayakan.
Dibaca: 3 kali
Nabi ﷺ biasa meruqyah Hasan dan Husain radhiyallahu 'anhuma dengan membaca doa ini. (Bukhari 3371)
بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ
Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari keburukan setiap jiwa dan mata pendengki. Semoga Allah memberimu kesembuhan. Dengan nama Allah aku meruqyahmu.
Dibaca: 3 kali
Jibril 'alaihissalam meruqyah Nabi ﷺ dengan cara seperti ini. (Muslim 2186)
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Ya Allah, Tuhan manusia! Hilangkanlah penyakit ini, berilah kesembuhan. Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak menyisakan penyakit sedikit pun.
Dibaca: 7 kali
(Bukhari 5743)
📌 Panduan ruqyah mandiri
Kuncinya adalah konsistensi. Sedikit setiap hari, tetapi rutin.
Cara — langkah demi langkah
- Berwudhulah, lalu duduklah dengan tenang di tempat yang sepi menghadap kiblat. Jauhkan ponsel Anda.
- Pasang niat: aku memohon kesembuhan kepada Allah dengan kalam Allah; kalam itu tidak memiliki kekuatan sendiri, kekuatan hanya milik Allah.
- Bacalah doa-doa pembuka (Bab 1).
- Setelah itu, bacalah ayat-ayat secara berurutan. Saat membaca, tiupkan ke kedua telapak tangan, lalu usapkan tangan ke bagian tubuh yang bermasalah.
- Bacalah sebanyak yang disebutkan dalam kotak petunjuk di bawah setiap ayat; tidak perlu dikurangi atau ditambah.
- Di sela-selanya, berdoalah dengan sepenuh hati dalam bahasa Anda sendiri selama 15 menit. Jika tangis datang, jangan ditahan.
- Di akhir, bacalah surah-surah dan doa-doa penutup, lalu tiupkan ke dalam air.
- Lakukan setiap hari, sekurang-kurangnya selama 40 hari. Jika ada hari yang terlewat, jangan putus asa; mulailah kembali.
Jadwal harian
| Pagi | Setelah Subuh — membaca ayat 15 menit |
| Petang | Setelah Magrib — membaca ayat 15 menit |
| Malam | Sebelum tidur — surah dan doa penutup, minum air yang telah dibacakan ruqyah |
| Mingguan | Mandi ruqyah sekali dalam seminggu |
Doa pribadi dengan bahasa sendiri (15 menit)
Di sela-sela atau setelah membaca ayat, mohonlah kepada Allah dengan bahasa Anda sendiri. Berikut ini sebuah contoh — tidak harus dibaca persis seperti ini; ucapkanlah dengan kata-kata Anda sendiri.
Ya Allah, siapa pun yang bertanggung jawab atas kerugianku, berilah keadilan-Mu. Aku melakukan amalan ini bukan dengan kekuatanku sendiri, melainkan dengan bertawakal kepada-Mu — Engkau paling mengetahui apa kebenaran yang sesungguhnya.
Bagian tubuh yang diurut dengan minyak yang telah dibacakan ruqyah
Fokus untuk Panduan Ruqyah Ofensif: Di kepala, dada, dan perut — di tempat yang terasa ada reaksi
Suplemen dan amalan mingguan
| Air yang telah dibacakan ruqyah | Bacakan ayat-ayat ruqyah pada sebotol air, lalu tiupkan. Minumlah 3 kali sehari — pagi hari saat perut kosong, siang hari, dan malam hari sebelum tidur. |
| Madu yang telah dibacakan ruqyah | Tiupkan pada madu murni, lalu konsumsi satu sendok setiap pagi. Lebih baik jika Anda membaca Surah An-Nahl ayat 69 lalu meniupkannya. |
| Minyak zaitun yang telah dibacakan ruqyah | Bacakan ayat-ayat pada minyak zaitun, tiupkan, lalu pijatkan pada bagian tubuh yang terdampak. Paling baik dilakukan malam hari sebelum tidur. |
| Habbatussauda (jintan hitam) | Setiap pagi 7 butir habbatussauda bersama madu yang telah dibacakan ruqyah. Nabi ﷺ bersabda bahwa pada habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala penyakit kecuali kematian. (Bukhari 5688) |
| Mandi ruqyah | Bacakan ayat-ayat pada seember air, lalu tiupkan; Anda juga boleh mencampurkan tujuh lembar daun bidara yang telah ditumbuk. Siramkan dari kepala dan mandilah — seminggu sekali. |
| Semprotkan di rumah | Masukkan air yang telah dibacakan ruqyah ke dalam botol semprot, lalu percikkan ke sudut-sudut rumah, pintu, jendela, dan kolong tempat tidur. |
Amalan harian
Di samping ruqyah, amalan-amalan inilah yang memberikan perlindungan jangka panjang.
| Setelah Subuh | Surah Yasin 1 kali |
| Pagi dan petang | Zikir pagi dan petang dari Hisnul Muslim secara rutin |
| Setelah Asar | Surah Al-Waqi'ah 1 kali |
| Malam hari | Surah Qaf 3 kali, Surah Al-Mulk 1 kali |
| Sebelum tidur | Ayat Kursi 1 kali, dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah, serta tiga Qul masing-masing 3 kali, lalu tiupkan ke tangan dan usapkan ke seluruh tubuh |
| Setiap hari | Sedekah sesuai kemampuan — setiap hari, walaupun sedikit. Sedekah menolak bala. |
| Setiap hari | Salat fardu berjemaah, istigfar 100 kali, selawat 100 kali |
Ruqyah adalah metode pengobatan yang sesuai syariat, bukan pengganti pengobatan medis yang diperlukan.